Program POPAT Resmi Diluncurkan, Satpol PP Lamandau Diminta Lebih Humanis - Liputan Sbm

28 November 2025

Program POPAT Resmi Diluncurkan, Satpol PP Lamandau Diminta Lebih Humanis




LIPUTANSBM.COM, NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau resmi meluncurkan program Polisi Pamong Praja Terpadu (POPAT) sebagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan mempererat hubungan Satpol PP dengan masyarakat. Program tersebut dicanangkan langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, pada Jumat (28/11/2025).

Bupati Rizky menjelaskan bahwa POPAT dirancang untuk mengubah pendekatan Satpol PP di lapangan menjadi lebih humanis, komunikatif, dan responsif. Ia menekankan pentingnya penanganan yang mengedepankan pelayanan. 

“Saya berharap Satpol PP semakin dekat dan ramah kepada masyarakat. Dalam setiap penanganan masalah, utamakan cara-cara humanis,” ujarnya Pada selasa, (25/11). 

Selain itu, Bupati menyoroti perlunya penguatan penegakan Perda, terutama terkait penertiban pedagang di pinggir jalan dan pengawasan bangunan yang terlalu dekat dengan badan jalan. 

“Teguran tertulis sudah diberikan kepada pedagang di pinggir jalan. Ke depan, penegakan Perda terkait pendirian bangunan dekat badan jalan juga perlu lebih ditertibkan,” tambahnya. 

Bupati berharap POPAT dapat menjadi sarana yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. 

Masih di kesempatan yang sama, Kasatpol PP dan Damkar Lamandau, Dr. Aprimeno Sabdey, menyambut baik peluncuran POPAT. Ia menilai program ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan Satpol PP jika didukung oleh berbagai pihak.

“Kami sangat berharap dukungan semua pihak agar POPAT bisa berjalan baik. Sinergi menjadi kunci agar pelayanan dan penegakan perda dapat dilakukan lebih humanis dan efektif,” ujarnya.

 Aprimeno juga mendorong keterlibatan unsur Kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, tokoh adat, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pendekatan dialogis Satpol PP di lapangan.

 “Dengan dukungan stakeholder, POPAT diharapkan menjadi instrumen pelayanan yang lebih dekat, ramah, dan edukatif,” lanjutnya.

 Ia optimistis kerja sama lintas sektor akan membantu menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda