Terkini Covid-19 di INDONESIA

59,394

Positif

2,987

Meninggal

26,667

Sembuh

(Data: covid19.go.id/)
Tampilkan postingan dengan label JAKARTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAKARTA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2020

85.500 Ha Jaringan Irigasi Baru Dukung Program Lumbung Pangan Di Kalimantan Tengah



Liputan SBM Jakarta – Dalam upaya menjamin kebutuhan pangan bagi masyarakat, Pemerintah berencana menciptakan food estate atau daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di Indonesia. Lokasi lumbung pangan baru yang juga merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024 tersebut rencananya berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Jumat, 19/06/2020
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, terdapat lahan potensial pada kawasan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Kalteng yang sudah dikembangkan menjadi sawah. “Lahan tersebut sebelumnya merupakan bagian Proyek Pengembangan Lahan Gambut (PLG) 1 juta ha di Kuala Kapuas. Terdapat seluas 165.000 hektare (Ha) lahan yang sekarang sudah menjadi sawah, bukan berupa gambut tetapi material batuannya adalah tanah aluvial yang berada di pinggir sungai Barito,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.
Dari total luas lahan potensial tersebut, Menteri Basuki mengatakan sudah ada sekitar 85.500 Ha lahan fungsional yang digunakan untuk berproduksi setiap tahunnya. Sedangkan sisanya menurut Menteri Basuki sekitar 79.500 Ha sudah menyemak sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing) saja, tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali.
Berdasarkan data, dari total luas lahan yang fungsional tersebut, diperlukan rehabilitasi jaringan irigasi untuk lahan seluas 57.200 Ha, sementara sisanya seluas 28.300 Ha kondisi jaringan irigasinya masih berfungsi dengan baik. Rehabilitasi irigasi akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2020 hingga 2022 dengan perkiraan kebutuhan anggaran Rp 1 triliun. Sedangkan apabila nanti diputuskan untuk juga dikembangkan pada lahan seluas 79.500 Ha, program yang dibutuhkan adalah peningkatan jaringan irigasi pada dengan perkiraan kebutuhan anggaran sekitar Rp 1,9 triliun.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita akan coba lakukan dengan pola investasi bersama Kementerian BUMN. Kami sudah berkoordinasi terus, dimana nantinya Pemerintah hanya akan menyiapkan prasarananya. Aksesnya tidak hanya lewat sungai tetapi juga sudah bisa dilalui jalan darat lebih mudah,” ujar Menteri Basuki.
Ditambahkan Menteri Basuki, untuk mengoptimalkan lahan potensial tersebut, Kementerian PUPR akan memperbaiki saluran-saluran irigasi di sekitar kawasan tersebut baik jaringan irigasi sekunder maupun primer. “Sedangkan dari Kementerian BUMN bersama Kementerian Pertanian akan melakukan pengembangan teknologi olah tanamnya sehingga bisa menghasilkan produksi yang lebih baik,” ujarnya.
Pada Tahun Anggaran (TA) 2020, Kementerian PUPR telah memulai pekerjaan RehabIlitasi Irigasi di tiga (3) lokasi Eks PLG di Kalteng dengan total cakupan seluas 650 Ha di Daerah Irigasi (D.I) Rawa Tahai (213 Ha), D.I Tambak Sei Teras (195 Ha), dan D.I Tambak Bahaur (239 Ha). Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari rencana rehabilitasi jaringan irigasi untuk lahan seluas 57.200 Ha. Lingkup pekerjaannya meliputi peninggian tanggul, pembuatan pintu air, pengerukan aluran, dan pekerjaan teknis lainnya.

Pekerjaan rehabilitasi di D.I Rawa Tahai telah dimulai kontraknya sejak 28 Mei 2020 lalu dengan biaya sebesar Rp 9,8 miliar. Sedangkan rehabilitasi D.I Tambak Sei Teras juga telah dimulai dengan biaya Rp 4,1 miliar dan saat ini progresnya sebesar 29,1%. Sementara untuk rehabilitasi D.I Tambak Bahaur progresnya sebesar 27,2% dengan alokasi anggaran Rp 3,9 miliar.
Selain melakukan rehabilitasi irigasi, saat ini Kementerian PUPR juga tengah melakukan rehabilitasi kantor Eks PLG Kalteng dan rehabilitasi dermaga dengan progres sebesar 50,2%. (RED) liputansbm
Sumber Dari : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR


Share:

Mentri Basuki Targetkan Optimalaisasi Lahan Di Kalimatan Tengah Hingga 2024

liputansbm.com

Liputan SBM, Jakarta - Sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan program pengembangan food estate sebagai daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. Lokasi lumbung pangan baru ini direncanakan berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah yang juga akan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan terdapat lahan potensial seluas 165.000 hektare yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Kalteng.
“Lahan ini akan mulai kita kerjakan mulai tahun 2020 ini sampai 2022. Targetnya pada 2022 lahan seluas 165.000 hektare sudah bisa dioptimalkan produksinya. Ini adalah program prioritas kedua setelah pengembangan 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang,” kata Menteri Basuki dalam acara Halal Bihalal bersama Asosiasi Profesi Keairan yang dilakukan melalui video conference pada Selasa (9/6/2020).
Dikatakan Menteri Basuki pengembangan program food estate ini akan dilakukan bersama Kementerian BUMN melalui skema investasi. Kementerian PUPR mengembangkan sarana dan prasarana dasar seperti perbaikan saluran-saluran irigasi di sekitar kawasan tersebut baik jaringan irigasi sekunder maupun primer. Sementara Kementerian BUMN bersama Kementerian Pertanian akan melakukan pengembangan teknologi olah tanamnya sehingga bisa menghasilkan produksi yang lebih baik. Diharapkan dari 1 hektare lahan tersebut akan meningkatkan produktivitas padi sebesar 2 ton.
Dari 165.000 hektare lahan tersebut seluas 85.500 hektare merupakan lahan fungsional yang sudah digunakan untuk berproduksi setiap tahunnya. Sementara 79.500 hektare sisanya sudah berupa semak belukar sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing) saja, tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali.
Dari 85.500 hektare lahan fungsional, sekitar 28.300 hektare yang kondisi irigasinya baik. Sementara 57.200 hektare lahan lainnya diperlukan rehabilitasi jaringan irigasi dalam rangka program food estate dengan total kebutuhan anggaran Rp 1,05 triliun. “Setiap tahun kita tangani rehab irigasi di kawasan Eks-PLG ini,” tambah Menteri Basuki. Rehabilitasi ini dikerjakan secara bertahap mulai dari 2020 – 2022 dengan rincian 2020 seluas 1.210 hektare, pada 2021 seluas 33.335 hektare, dan tahun 2022 seluas 22.655 senilai Rp 497,2 miliar.
Kegiatan rehabilitasi irigasi pada Tahun Anggaran 2020 meliputi 4 kegiatan fisik yakni rehabilitasi seluas 1.210 hektare dengan anggaran Rp 26 miliar dan 2 kegiatan perencanaan seluas 164.595 hektare dengan anggaran Rp 47 miliar. Kegiatan fisik meliputi peninggian tanggul, pembuatan pintu air dan pengerukan saluran di D.I Rawa Tahai seluas 215 hektare senilai Rp 9,8 miliar yang kontaknya telah dimulai pada 28 Mei 2020. D.I Tambak Sei Teras seluas 195 hektare senilai Rp 4,1 miliar dengan progres 29,1%. D.I Tambak Bahaur seluas 240 hektare senilai Rp 3,9 miliar dengan progres 27,2% dan D.I Rawa Belanti seluas 560 hektare senilai Rp 8,2 miliar.
Selain melakukan rehabilitasi irigasi, saat ini Kementerian PUPR juga tengah melakukan rehabilitasi kantor Eks PLG Kalteng yang akan digunakan sebagai kantor food estate dengan progres sebesar 56% dan rehabilitasi dermaga dengan progres sebesar 20%.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki meminta dukungan dan masukan dari para anggota Asosiasi Profesi Keairan untuk tetap dapat membangun pengairan ke depan lebih baik. Turut mendampingi Menteri Basuki, Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Dirjen Perumahan Khalawi AH, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi Mohammad Zainal Fatah, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman, Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Achmad Gani Ghazali Akman, dan para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Ditjen SDA. (RED)
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR



Share:

Senin, 07 Januari 2019

Apa saja 17 Agenda Kemen PPPA tahun 2019 | Media SBM


suaraborneomembangun.com, Jakarta - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) merilis 17 program prioritas guna meningkatkan kesetaraan gender serta perlindungan perempuan dan anak pada tahun 2019. Hal ini disampaikan oleh Menteri PPPA, Yohana Yembise di  hadapan Presiden RI, Joko Widodo, Wakil Presiden, Jusuf Kalla dan seluruh pimpinan Kementerian / Lembaga saat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna “Program dan Kegiatan Tahun 2019” di Istana Presiden. Senin 07/01/2019.

Dengan pagu anggaran sebesar Rp. 493.636.794,- yang lebih kecil dari tahun tahun sebelumnya, Menteri Yohana yakin akan memaksimalkan anggaran yang ada guna melaksanakan program prioritas dalam rangka pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Adapun 17 Agenda Utama bagi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak :

Prioritas Program Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan

1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan PUG di Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pembangunan Keluarga:

  • Pembentukan model Pusat Pemberdayaan Perempuan (Sekolah Perempuan dan Women Technical College). Pada 2019, sekolah perempuan akan dibuat di 2 kabupaten, yakni : Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Waropen.

  • Penetapan kurikulum yang responsif gender di Perguruan Tinggi.

  • Penguatan Pelibatan laki-laki dalam menurunkan angka kematian Ibu.

  • Promosi peran perempuan dalam pencegahan dan pengendalian HIV AIDS, TB dan  Malaria


 

2.Peningkatan Kapasitas Kelembagaan PUG di Bidang Ekonomi

3. Melakukan kerja sama pelatihan tenaga kerja bersama Pemerintah Saudi Arabia

4. Peningkatan keterwakilan politik perempuan dan pengambilan keputusan

5. Peningkatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak

6. Peningkatan Kualitas Layanan bagi Perempuan dan Anak Korban kekerasan

  • Hibah MOLIN dan TORLIN

  • UPTD PPA


7. Peningkatan Kualitas Penanganan Perdagangan Orang

Prioritas Program Perlindungan Anak

1. Peningkatan perlindungan, penegakan, dan pengawasan hukum bagi korban kekerasan.

2. Hibah MOLIN dan TORLIN.

3. Peningkatan komitmen dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak di pedesaan  melalui PATBM

4. Peningkatan perlindungan khusus anak

5. Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)

6. Pemenuhan Hak Sipil Anak

7. Peningkatan Partisipasi Anak dalam Pembangunan

8. Peningkatan sarana publik ramah anak

Prioritas Program Partisipasi Lembaga Masyarakat dalam PPPA

1. Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak ( PUSPA )

2. Satuan Petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (SATGAS PPA)

Menteri Yohana berharap agenda utama pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tahun 2019 dapat terlaksana dengan maksimal, tentunya didukung dengan peningkatan kualitas pelaksanaan manajemen kinerja dan reformasi birokrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih baik
Share:

Selasa, 18 Desember 2018

Ketua Kadin Kotim Raih Penghargaan Tingkat Nasional


suaraborneomembangun.com, Jakarta - Sebanyak 20 orang menerima pengharagaan, dalam ajang INDONESIAN TOP EXECUTIVE & PROFEISONAL ACHIEVEMENT AWARD 2018. Termasuk diantaranya Ketua Kadin Kabupaten Kotim Susilo di Jakarta, Sabtu 15/12/18.

pembangunan sumber daya manusia serta pengembangan dunia usaha, membangun komunikasi dan usaha bersama pemerintah daerah, kemajuan pembangunan di kab. Kotawaringin Timur (Kotim).

Susilo kepada media SBM mengatakan,"dengan menitik beratkan penilaian yang melibatkan dari segala unsur secara profesional, saya sendiri tidak tau persis bagaimana sistem penilaiannya, yang pasti banyak melibatkan tim penilai masing-masing disiplin ilmu," ujar menjelaskan.


Lebih lanjut disampaiaknnya juga, selama ini Kadin Kotim melakukan terobosan pembinaan dalam dunia usaha, khususnya membangun UMKM. Bisa dilihat sekarang ini semakin berkembang pesat, hasil dari banyaknya pelatihan-pelatihan yang di lakukan bekerjasama dengan Pemkab. Juga mendoronng iklim investasi dalam dunia usaha, memberikan rasa nyaman pada investor, juga membantu kemudahan dalam urusan perizinan.

"Hal ini adalah prestasi buat kita semua, bukan milik saya pribadi, tanpa mereka semua kita bukan apa-apa. Ini sebuah pembelajaran, bukan sebagai simbol, tetapi inspirasi yg kita dapat bagaimana menjaga dan mempertahankan untuk berbuat yang sebenarnya," tegasnya.

"Harapannya saya, Pemkab bisa bersinergi bersama sama Kadin membnagun kebersamaan dalam pengembangan dunia usaha yg prosfesional, guna menunjang pembangunan ekonomi yg berkelanjutan untuk di Kotim dan Kalteng pada umumnya," pungkas Susilo. (R/Red)
Share:

Jumat, 14 Desember 2018

PUPR Tunjuk IPI Sebagai Penerima 1000 Mesin Pencacah Plastik | Media SBM



suaraborneomembangun.com, Jakarta - Badan Pengurus Pusat (BPP) Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) siang tadi bertatap muka dengan Dirjen Bina Marga atas surat undangan kementerian PUPR Dirjen Bina Marga Direktorat Preservasi jalan nomor undangan: UM.02-06-Bn/399 tanggal 13 Desember 2018, Sesuai dengan isi surat undangan tersebut adalah Rapat koordinasi persiapan serah terima mesin pencacah plastik dan pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat direktorat Preservasi jalan Lt.7 Gd Dirjen bina marga kementerian PUPR jalan pattimura no 20 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110, Jumat (14/12/2018).

Perwakilan dari kementerian PUPR dihadiri oleh Direktur Preservasi Binamarga Ir Atyanto dan dari KLH di wakili oleh ibu Heny sedangkan dari PT Berca Indonesia selaku vendor mesin pencacah diwakili oleh bapak Toni. Sementara dari IPI sendiri, dihadiri langsung oleh ketua umum Pris Poly Lengkong dan beberapa pengurus pusat.

Adapun kesepakatan yang didapat sesuai dengan perihal undangan yaitu akan dibagikan mesin pencacah dan Bina Marga menunjuk IPI sebagai penerima mesin pencacah tersebut. Hal ini dikarenakan IPI pandang sebagai organisasi yang profesional dan sudah berada di hampir seluruh provinsi.



Indonesia yang berada pada urutan nomor 2(dua) sampah terbanyak, membuat pemerintah melalui Dirjen Bina Marga akan mengadakan 1000 mesin pencacah plastik dan diserahkan kepada IPI sebagai pelaksananya, dan untuk penyerahan tahap awal direncanakan diserahkan langsung oleh menteri PUPR.

Ketua umum IPI Pris Poly Lengkong dan pada kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih kepada Bina Marga yang sudah mempercayai IPI sebagai penerima mesin pencacah plastik, “saya berterima kasih kepada Bina Marga atas kepercayaannya kepada kami dan kami akan menjaga kepercayaan ini demi untuk tujuan kita bersama yaitu mengurangi jumlah sampah di tahun 2025 yang akan datang,” jelas Poly.

Untuk penyerahan mesin pencacah tahap awal akan dilaksanakan pada awal tahun 2019 yang akan datang. Rapat koordinasi tersebut diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama.(red)
Share:

Selasa, 04 Desember 2018

HPI Akan Rekrut 1000 Pengacara | Media SBM



suaraborneomembangun.com, Jakarta - Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) adalah sebuah organisasi wartawan yang berkantor di Jakarta. HPI yang telah dideklarasikan Bertempat di meeting room, rumah makan Wong Solo, Jln. Merdeka, Renon, Bali, Denpasar ini. Mengangkat Alex Maskur Husain, SH sebagai Ketua Umum, Senin, 2 Juli 2018.

Sejalan dengan roda organisasi maka HPI telah membentuk serta pemberian mandat kepada 18 Provinsi di seluruh Indonesia.

Pria kelahiran Maluku Utara ini, tidak tanggung - tanggung dalam membesarkan HPI sebagai wadah wartawan di seluruh Nusantara ini.

Pasalnya, pemilik media WartaOne tersebut, berencana akan memasukan 1000 pengacara yang ada di seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah perkembangan HPI sampai saat ini, kian pesat kemajuannya. Bahkan ada 200 kawan - kawan dari pengacara yang sudah menyatakan siap bergabung di struktur DPP HPI," kata pria low profile ini yang biasa disapa Alex gamalama kepada wartawan, di ruangannya, Jumat, 30/11/2018.

Lebih lanjut, Alex Gamalama mengatakan 1000 pengacara yang rencananya akan direkrut dan ditempatkan di bidang hukum HPI.

"HPI berencana merekrut 1000 pengacara di bidang hukum HPI untuk melindungi wartawan yang tergabung dalam organisasi Himpunan pewarta Indonesia agar kedepan para pewarta tidak lagi mengalami kekerasan,"pungkas pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, mengakhiri perbincangan. (yn/red)
Share:

Selasa, 30 Oktober 2018

Menhub Budi Karya Sumadi hadiri Munas IPJI ke-19 Tahun 2018 | Media SBM



Suaraborneomembangun.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPP IPJI) terpilih periode 2019-2023 bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi diwakili Prof. Dr. Wihana Jaya menutup Munas IPJI ke-IV ditandai pemukulan gong sebanyak 3 kali, di Hotel Grand Cempaka, Minggu 28/10/2018.

"Biar adil, gongnya 3 kali ya," jelas Staf Khusus Menteri Perhubungan yang disambut tawa para peserta Munas. Wihana didampingi dua anggota pembina lainnya yakni Ir. Abdurahman dan Agus Hidayanto. Juga jajaran pengurus antara lain Ketua Umum IPJI terpilih, Lasman Siahaan, Waketum Prof Suhernan Sadji dan Joseph Hutabarat, Marlon Brando, Hasudungan Sembiring dan lainnya.

Dalam sambutannya, Prof Wihana Kirana Jaya menyampaikan salam hangat dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

"Beliau dipanggil mendadak," jelas Prof Wihana Kirana Jaya diawal sambutan seraya menyebut kapasitas Budi Karys Sumadi selaku pribadi sebagai Ketua Dewan Pembina IPJI periode 2019-2023.

"Begitupun saya," tandas Wihana yang mengaku merasa senang berada dikomunitas penulis dan jurnalis.

Prof Wihana berharap IPJI dapat memainkan perannya sesuai dengan fungsinya memberikan edukasi dan informasi ke masyarakat.

"Kami pun menggandeng beberapa media, termaksuk media sendiri. Tapi informasinya tidak sampai," jelas Wihana.

Bahkan, menurutnya, "apa itu tol laut, masyarakat banyak yang tidak memahami, hingga nama menterinya," jelasnya, sehingga dapat disosialisasikan dengan baik kedepan oleh IPJI, termaksuk program pemerintah lainnya.

Dia berharap peran inilah yang dapat dimainkan oleh IPJI yang mendistribusikan informasi ke semua lapisan masyarakat, "Sehingga informasi dapat diterima dengan baik," tambah Wihana.

Usai memberi sambutan dan pemukulan gong, Prof Wihana juga didaulat memotong kue tart menyambut HUT IPJI ke-19, dikelilingi DPP IPJI terpilih periode 2019-2023

Diiringi oleh lagu Jamrud Selamat Ulang Tahun, potongan kue diberikan kepada Lasman Siahaan dilanjutkan ke pengurus lainnya.

Suasana makin meriah tatkala Hamdan ATT pedangdut senior melantunkan lagunya, kendati belum pulih benar dari kondisi stroke, disusul Fenty Noor dan beberaoa anggota IPJI turut menyumbangkan suara Suasana makin meriah dengan kehadiran mantan pembina IPJI Sutiyoso yang pernah menjabat Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) dan gubernur DKI dua priode Bang Yos begitu ia biasa dipanggil mengalunkan dua buah lagu lewat suaranya yang merdu, "ditempat lain saya diberi honor jika disuruh nyanyi, tapi di IPJI saya malah mengeluarkan honor," candanya. (rel/lian/red)
Share:

Sabtu, 27 Oktober 2018

Menuju Deklarasi FWO Indonesia di Gedung Joang 45 | Media SBM



Suaraborneomembangun.com, Jakarta – Pembentukan Forum Wartawan Online (FWO) INDONESIA , segera di deklarasi kan, "FWO hadir sebagai wadah pelindung di tengah masyarakat seluruh Indonesia bagi para wartawan" ucap Marnala Manurung. Deklarasi akan dilaksanakan di gedung Joang 45 Jakarta Pusat, pada Sabtu 27/10/2018.

Pasalnya, keberadaan media Online yang semakin hari semakin pesat sebagai sumber informasi ter-update diera globalisasi seperti zaman NOW (Sekarang) ini.

"Soalnya lebih mudah di akses cepat, di zaman Now seperti ini, semua serba cepat penyajian di tengah masyarakat,” kata Marnala Manurung salah satu pendiri FWO Indonesia.

“Dan ini akan berwujud menjadi wadah Wartawan Online di seluruh indonesia untuk semakin teroganisir dalam menjalankan tugasnya sebagai kontrol sosial yang professional, berharkat serta berlegalitas, dalam mencari berita sebagai tugas dan fungsi jurnalistiknya,” papar Marnala ditengah kesibukannya mempersiapkan deklarasi.

Ia mengungkapkan lahirnya FWO Indonesia atas dasar pemikiran para tokoh atau pelaku Pers, dan mengingat minimnya kepedulian Organisasi Pers pada pencari berita yang di publikasikan berbasis internet, baik dalam perlindungan hukum pemberitaan begitu juga indentitas legalitas perusahaan persnya.

“FWO Indonesia hadir siap memfasilitasi agar para wartawan online bekerja nyaman dan terlindung dalam menjalankan profesinya sebagai sosial kontrol ditengah masyarakat,” tuturnya.

Menurut dia, wartawan itu adalah sosok yang harus di hargai sebagai aspirator di tengah masyarakat yang berjuang mencari Informasi demi kepentingan masyarakat dengan menjujung integritas dan kredibilitas tinggi.

"Makanya segala tindak tanduknya harus di berikan apresiasi dan partispasi yang tinggi," ucapnya.

Apalagi kemerdekaan pers telah di jamin sesuai amanat Undang Undang Pers No 40 1999 tentang pokok Pers dari sejak bergulirnya era reformasi.

dengan hadir FWO Indonesia ini dapat menjadi organisasi wadah yang siap dan komitmen menjadi wadah pemersatu bagi wartawan online di negeri ini.

"Pers adalah agent perubahan dan pilar demokrasi," pungkas Marnala kepada wartawan (fwo/red)
Share:

Rabu, 27 Juni 2018

SBY Dukung Kapolri Menjaga Netralitas Polri

suaraborneomembangun.com - Palangka Raya - Mantan presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono mengucapkan terimakasih ke jenderal Polisi tito Karnavian atas instruksi netralitas Polri, selasa (26/07/2018)

"bapak kapolri jenderal Tito Karnavian, intruksi tegasnya bagi netralitas Polri. Rakyat pasti bersukur & sejarah akan mencatat dgn tinta emas. *SBY*." Kutipan dari akun Twitter @SBYudhoyono menuliskan apresiasi yang di sampaikan oleh Tito Karnavian terkait ketegasan kepada jajaran kepolisian Republik Indonesia.

Sebelumnya tito Karnavian sebagai pimpinan tertinggi di kepolisian menyampaikan bahwasanya bagi para anggotanya yang melanggar akan diberi sangsi mulai pemindahan tugas hingga sangsi yang paling berat adalah pemberhentian dari kedinasan sebagai anggota Polri.

Dan apa bila ada dari masyarakat mendapati oknum anggota Polri yang tidak netral dapat melapor ke divisi propam Polri melalui sambungan telpon di nomor 021 - 7218615 atau dapat juga melalui email di divpropam99@gmail.com.
Rizaldi
Editorial : Daerobi
www.suaraborneomembangun.com
Share:

Rabu, 20 Juni 2018

Kehebatan TPF PWI Terindikasi Dibiayai Pengusaha Hitam

Media SBM - Jakarta - Kasus kematian wartawan sinar pagi baru Mohamad Yusuf yang meninggal dalam tahanan Polres Kota Baru, Kalimantan Selatan menjadi perhatian khusus bagi pewarta, Tim Pencari Fakta (TPF) yang diawaki oleh Persatuan Wartawan Indonesia dituding dibiayai oleh pengusaha hitam Haji Isam.

"Endingnya mudah ditebak, PWI akan mengeluarkan pernyataan bahwa almarhum meninggal secara wajar," ungkap Wilson Lalengke, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dalam WA-nya di grup Menggugat Dewan Pers, malam ini 21/6/18. sekitar 10.30 WIB. (rel IPJI/PPWI)

Menurut dia, aroma tidak sedap itu mencuat, berdasar informasi yang diperolehnya, dua hari setelah meninggalnya Mohammad Yusuf, ratusan wartawan di Kalsel "pesta pora" di rumah Gubernur.

"Walau tema acara buka puasa bersama, tapi H. Isam bagi-bagi ampau," ungkapnya. Dia menyebut, wartawan junior dan kroco menerima ampau sebesar Rp 500 ribu. Sedang Pemred maupun owner media mencapai belasan juta.

"Maksudnya apa itu? Tak masuk dalam nalar saya," tulisnya di WA, seraya menyebut para wartawan itu robot tanpa hati, para begundal Haji Isam.

"Kawannya tewas di penjara, eh, malah mereka berbahagia dibagi THR oleh simafioso itu," sambungnya penuh emosional.

Lagi-lagi Wilson menyebut mereka gerombolan pecundang gila. "Semua wartawan di sana penakut, penjilat pantat Isam," ujarnya.

Wilson juga meminta hati-hati terhadap manuver PWI yang dinilainya pengkhianat pers. "Waspada dan siapkan semangat perlawanan," pintanya kepada jajaran pers yang tidak tercatat pada PWI dan Dewan Pers.

Apalagi, tambahnya, mendiang Mohammad Yusuf tidak tercatat sebagai anggota PWI, yang selalu dicibir dan dianggap sebelah mata sebagai wartawan abal-abal.

"Lho kok, tiba-tiba mereka peduli menelisik kematian almarhum dengan membentuk TPF," ujar Wilson.

Begitupun Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Taufiq Rachman SH, Ssos, teman Wilson sesama Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012. juga mensinyalir ketidak beresan PWI sebagai TPF.

"Kan, PWI selama ini tidak pernah membela wartawan yang bukan anggotanya. Lho kok sekarang, adanya dugaan pelanggaran berat tewasnya mendiang, kok PWI punya solidaritas tinggi. Mau jadi pahlawan kesiangan," semprot Taufiq.

Padahal, menurut dia, tewasnya Mohammad Yusuf, tak bisa dilepaskan dari induk semangnya PWI, Dewan Pers. Sebab, Dewan Pers yang memberikan rekomendasi kasus almarhum tindak pidana. Bukan delik pers.

"Rekomendasi itu yang membuat penyidik menahan sehingga tewas di tahanan," ujar Taufiq yang menyakini tidak adanya pembelaan dari Dewan Pers.

"Jika ada, saya yakin nasib Mohammad Yusuf tidak mengenaskan," sambungnya.

Taufiq menyebut, andai saja rekomendasi meminta H. Isam untuk melakukan bantahan sesuai Kode Etik Jurnalistik, kasusnya tidak akan seperti itu.

"Cuma, karena Dewan Pers memandang sebelah mata, ya akhirnya Allah punya cara lain membuka aib diskriminasi Dewan Pers pada wartawan di Indonesia," papar Taufiq mengakhiri.

Profesi wartawan sebagai kontrol monitor mewakili masyarakat hendaknya lah mendapatkan apresiasi yang baik, bagi sebuah lembaga sekelas Dewan Pers walaupun pada kenyataannya tidak dalam organisasi notabene sama dengan pengurus di dalam DP yang terhormat.

Keterangan foto : Wilson Lalengke, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Taufiq Rachman bersama pengurus pusat dan penasehat Ikatan Media Online (IMO) Jendral Pur Wiranto.
Editorial : Daerobi
www.suaraborneomembangun.com
Share:

Selasa, 15 Mei 2018

PWOI Aceh Resmi Terima SK

Suara Borneo Membangun - Jakarta - Pimpinan Pusat Perkumpulan Wartawan Online Independen NUSANTARA [PP PWO] Independen NUSANTARA kembali memberikan Surat Keputusan [SK] kepada PWO perwakilan Provinsi Aceh.


Dalam Pemberian SK itu, diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWO Independen NUSANTARA, Dra. Marnala Emi Manurung dan Seketaris Jenderal Ade Novit, BA.c,SE.


Dalam pemberian SK tersebut terbilang sangat spesial, dimana Ketua Penasehat PWO Pimpinan Pusat Laksamana [Purn] TNI. Tedjo Edhi Pudijatno, SH dan Drs. Yockie M. Hutagalung, MM serta dari kalangan sejarawan, Batara Hutagalung turut menyaksikan pemberian SK tersebut.


Dalam kesempatan itu, Marnala Manurung memberikan pesan kepada Rudi Haryanto selaku penerima SK sekaligus ketua PWO IndependeN Aceh. Agar PWO di Aceh dapat berkembang pesat dan menjaga nama baik organisasi ini.


“Setelah mendapatkan SK ini, maka secara De Fakto dan De Jure, kepengurusan PWO IndependeN Aceh harus berkibar dan mampu menciptakan program-program yang sudah kami tuangkan di dalam AD ART,”pinta Bunda sapaan Marnala Emi Manurung, di Grand Melia, Jakarta.


Sementara itu, Tedjo Edhi menyampaikan sangat mengapresiasi terhadap organisasi PWO Independen NUSANTARA atas perkembangan serta animo dari para wartawan yang ingin bergabung di organisasi ini.


“Selamat kepada ketua dan pengurus PWO IndependeN Aceh yang telah menerima SK.. Tentu saya sangat mengapresiasi atas perkembangan PWO yang sangat pesat,”kata Tedjo, Senin [14/5] usai mendampingi pemberian SK PWO IndependeN Aceh di Jakarta.


Namun demikian, Tedjo, memberikan pesan kepada wartawan yang tergabung di PWO Independen NUSANTARA untuk memberikan atau menyajikan berita-berita terbaru kepada publik.


“Berita PWO harus Update, PWO harus berbeda dalam penyajian berita-berita. Terutama untuk tidak mengupdate berita-berita hoax,”tegas Tedjo.


Nampak terlihat raut wajah Ketua PWO IndependeN sangat sumringah.


"Alhamdulillah sangat berterimakasih kepada Allah SWT, Dan kepada Ketua Umum dan para pengurus PWO IN Pusat, serta ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada ketua penasehat. Insya Allah dengan kepercayaan dan amanah yang diberikan ini akan kami pegang teguh dan kami kembangkan serta kami besarkan organisasi ini," papar Rudi yang didampingi Safrizal.


Ia berkomitmen dalam kurun tiga tahun kedepan, dirinya akan terus merangkul semua wartawan online di Provinsi Aceh.


"Kami akan membuka kepada siapa saja bagi wartawan di Aceh yang ingin bergabung di PWO IndependeN,"terang Rudi


Sejalan dengan itu, Rudi menegaskan agar wartawan yang tergabung di PWO IndependeN Provinsi Aceh agar dapat memberikan informasi yang aktual.


"Berikan informasi dengan benar serta mengawasi pembangunan di Aceh kepada publik. Sehingga sinergitas tersebut dapat terbangun,"tuturnya. (PWOIN)


www.suaraborneomembangun.com

Share:

UIA Mengutuk Aksi Bom Rumah Ibadah

Suara Borneo Membangun - Jakarta – Rektor Universitas Islam Attahiriyyah, Jakarta, Dr. Suherman Saji Sura S. Pd, M. Pd turut berduka atas teror bom yang dilakukan di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Suherman mengutuk tindakan terorisme, hal itu disampaikan melalui rilis yang diterima melalui pesan WhasApp.

"Universitas Islam Attahiriyah mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita di Surabaya., kami mengutuk keras segala bentuk terorisme," seru Suherman yang juga pembina Perkumpulan Wartawan Online Independen NUSANTARA, Minggu [13/5].

Dikatakan Suherman, . di dalam agama manapun aksi kekerasan serta teror yang menyebabkan menghilangkan nyawa orang lain atau melakukan aksi Bom bunuh diri dengan alasan apapun,” itu, tentu tidak diajarkan serta dibenarkan dalam pembuktian keimanan seseorang,”tegas Suherman.

Ia meyatakan bahwa Aksi radikal di Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI] yang  sangat kita cintai ini, sungguh sangat bertentangan dan menjadi musuh bersama seluruh umat.

“Keluarga Besar Universitas Islam Attahiriyah mengajak seluruh umat beragama serta semua elemen masyarakat untuk bekerjasama membantu pihak keamanan dan unsur-unsur yang terkait untuk mengusut tuntas kasus serta menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya bagi para pelaku,”ujar Suherman.

 
Sumber [PWOIN]
www.suaraborneomembangun.com
Share:

Minggu, 13 Mei 2018

Bom Surabaya, Kepolisian Metro Jaya Meningkatkan Status Siaga Satu

Suara Borneo Membangun - Jakarta - Mengingat kejadian teror bom gereja di Surabaya pada pagi ini minggu 13/5/18 sekitar 08.00 wib, yang mengakibatkan korban luka dan bahkan meninggal dunia.

Kapolda Metro Jaya Idham Azis menyatakan seluruh jajaran kepolisian di Jakarta dalam status Siaga Satu terkait dengan peristiwa bom yang meledak di Surabaya pagi tadi.

Hal itu terungkap melalui Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor: STR/817/VPAM.3.3./2018 pada Minggu (13/5).

Surat itu ditembuskan kepada Kapolri, Irwasum Polri, Kabaharkam Polri, dan Asops Kapolri.

Dalam surat itu disampaikan sehubungan dengan kejadian bom di tiga lokasi gereja di Surabaya, maka status kesiapsiagaan seluruh jajaran Polda Metro Jaya dalam status Siaga Satu.

"Status kesiapsiagaan seluruh jajaran Polda Metro Jaya dinyatakan dalam status Siaga I sampai ada ketentuan lebih lanjut," demikian surat tersebut yang diterima CNNIndonesia.com pada hari ini.

Bom meledak di tiga gereja di Surabaya pagi hari ini. Bom pertama meledak di Gereja Santa Maria Tak Bercelah, Ngagel pukul 07.30 WIB, kemudian di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.35 WIB, dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuna pukul 08.00 WIB.

Kepolisian Daerah Jawa Timur mengkonfirmasi sebanyak delapan tewas, dan 38 lain luka-luka akibat ledakan bom di tiga gereja itu. (red)

www.suaraborneomembangun.com
Share:

Sabtu, 12 Mei 2018

PWO Gorontalo Terbentuk Tanpa Hoax's

Suara Borneo Membangun - Jakarta - Daftar Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) tingkat Provinsi yang terbentuk bertambah lagi. Setelah, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan lainya, kini menyusul Gorontalo.

Disampaikan Wasekjen saat menyambut kedatangan penerima mandat PWO IndependeN Gorontalo.
Digawangi sosok wartawan muda, Johan Cornelis Rumampuk, didampingi pembina Meydi Runtunuwu. Sabtu, 12/5/18, 07.00 wib.

Wasekjen PWO IndependeN Ahmat Yani menjelaskan, pembentukan PWO Gorontalo merupakan pengembangan di seantero Nusantara.

"Sambutan daerah memang sangat luar biasa. Gebyar PWO disambut hangat dimana-mana," ujar Yani.

Jojo demikian sapaan akrab Cornelis pemegang mandat, berjanji dalam waktu singkat akan segera menyerahkan komposisi kepengurusan. "Kami segera merapatkan barisan. PWO Gorontalo akan jadi garda terdepan memerangi hoax", pungkas Jojo semangat.

Seperti diketahui, Ketua Dewan Penasehat PWO IndependeN, Laksamana TNI (Pur) Edhy Tedjo Purdjianto selalu menekankan agar insan-insan yang tergabung di PWO IndependeN selalu menyajikan berita tanpa Hoax.



" Verifikasi semua fakta, akurasinya, aktualitasnya, baru sajikan kepada masyarakar. Jadilah hunter news yang akurat dan terpercaya," ujarnya dalam setiap pertemuan dengan DPP PWO IndepandeN.

"Pokoknya PWO IndependeN tanpa Hoaxs," ujarnya memberikan jargon keberadaan PWO IndependeN dalam jagad pers Indonesia.

 

Daerobi

www.suaraborneomembangun.com
Share:

Rabu, 09 Mei 2018

Selfiani Yamma Mengharumkan Sulawesi Selatan di Ajang Dangdut Nasional



Suara Borneo Membangun - Jakarta – Nama Selfiani Yamma atau yang dikenal Selfi gadis cantik asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan menjadi satu diantara tiga peserta yang lolos di tiga besar dalam ajang pencarian bakat Liga Dangdut Indonesia (Lida) yang disiarkan secara langsung oleh Indosiar, masing-masing yaitu Selfi perwakilan dari Sulawesi Selatan, Arif perwakilan dari Sumatera Barat, dan Rara perwakilan dari Sumatera Selatan.

Dukungan Selfi yang berjuang dalam Liga Dangdut Indonesia(LIDA), terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari organisasi Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Independen NUSANTARA , yang turut mencurahkan perhatian atas keberhasilan Selfi masuk dalam tiga besar di Lida Indonesia, Indosiar.
Bahkan dukungan kepada Selfi disampaikan langsung Ketua Umum PWO Independen NUSANTARA Dra. Marnala Emi Manurung. “Kami meminta kepada seluruh anggota PWO Independen Nusantara untuk memberikan dukungan kepada Selfi,”kata Marnala disela-sela acara penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada PWO DKI Jakarta, di Mall FX Senayan, Rabu (9/5)

Lebih lanjut, Marnala mengatakan semoga saja dukungan terhadap Selfi kian bertambah agar Selfi dapat masuk pada babak final nanti. Sejalan dengan itu, Marnala sangat memuji penampilan Selfi di Lida Indonesia, dan dirinya berkeyakinan Selfi akan memenangkan di Lida Indonesia.
“Suara Selfi mempunyai ciri khas dan enak didengar setiap lagu yang dibawakannya. Begitu juga dengan perfom Selfi setiap penampilannya itu sangat…..sangat layak dan sudah sepantasnya menjadi seorang artis. Selfi layak menang di Lida Indonesia,”kata Marnala yang ikut mendukung Selfi dengan mengirimkan SMS ke Lida spasi Selfi kirim ke 92788 tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PWO Independen NUSANTARA, Ade Novit mengatakan pihaknya akan mendukung serta mensupport Selfi di ajang pencarian bakat Lida Indonesia.

“Kami sudah lihat penampilan Selfi di media sosial, dan kami akan mendukung serta mensupport Selfi untuk menjadi juara di Lida Indonesia,”kata Ade mantan penyiar televisi itu, di Mall FX Senayan.
Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang
Dukungan full kepada Selfi peserta Lida Indonesia dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng terus mengalir. Bahkan Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE mengajak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mendukung Selfi yang sedang berjuang di Lida Indonesia.

Ketika dikonfirmasi atas dukungan Selfi yang diberikan oleh Pemkab Soppeng terhadap di Lida Indonesia. Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH, MH, menyatakan kami akan memperjuangkan Selfi untuk menjadi juara di Lida Indonesia.
“Sejak awal pemerintah daerah Kabupaten Soppeng lebih khusus Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE, memberikan dukungan kepada Selfi. Dulu sebelum ke Jakarta setiap acara pemerintah termasuk saat penyambutan Tahun Baru 2018 lalu. Kami tidak kontrak artis ke Soppeng tapi menyiapkan panggung besar buat Selfi yang di tonton sekitar 10 ribu orang dilapangan Gasis, Soppeng,”kata Supriansa melalui pesan singkat WhasApp, Rabu (9/5).

Lebih lanjut, Supriansa,mengatakan setelah Selfi ke Jakarta, maka Bupati Soppeng langsung mengkoordinir pejabat lain dan seluruh SKPD untuk memberikan dukungan SMSnya ke Selfi. “Soal dukungan ke Selfi kami di Pemerintah Kabupaten Soppeng sudah menganggap itu harus prioritas,”tegasnya.
Ditegaskan Supriansa, sampai saat ini tidak ada keraguan bagi kami untuk tidak memberikan dukungan ke Selfi. Insya Allah atas ketrlibatan banyak pihak baik dari jajaran birokrasi, TNI, Polri dan masyarakat Bugis perantau dimanapun berada terlebih masyarakat Soppeng pada khususnya maka saya sangat yakin Selfi juara satu Lida Indosiar tahun 2018.
“Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang, atas dasar itulah kami mempunyai tekad untuk memenangkan Selfi di Lida Indonesia. Dan atas nama pemerintah Kabupaten Soppeng mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berkorban mengirim SMS untuk pemenangan Selfi,”pungkas Supriansa.

Daerobi
www.suaraborneomembangun.com
Share:

Selasa, 08 Mei 2018

Siap Kukuhkan Diri PWO IndependeN Jawa Barat, Terima SK

Suara Borneo Membangun - Jakarta – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Indepeden NUSANTARA [PWO IN] , Dra. Marnala Emi Manurung menerima kunjungan PWO Jawa Barat Agus Cheppy dan rombongan, disela-sela makan siang di Dunkin Donut jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, selasa 8/5/18 pukul 14.00 wib.

Kunjungan PWO Jawa Barat dalam rangka menerima Surat Keputusan [SK] dari Pusat. Penerimaan tersebut karena PWO IndependeN Jawa Barat telah memenuhi persyaratan administrasi seperti berita acara yang sudah ditandatangani serta komposisi struktur kepengurusan.

Dikatakan Cheppy, setelah SK sudah terima dari Pusat, maka dengan demikian pihaknya akan mengibarkan serta menggaungkan nama PWO di Jawa Barat.
“Alhamdullilah, kami sudah menerima SK dari Pusat, dengan demikian kami akan mempersiapkan deklarasi serta membentuk organisasi PWO IndependeN hingga ke 27 Kabupaten/Kota nantinya. Insya Allah usai Idul Fitri nanti kami sudah maksimal,” kata Cheppy.

Namun demikian, PWO IndependeN Jawa Barat akan terus bersinergi dengan pihak pemerintah, TNI/Polri serta unsur lainnya.
“Saatnya kami bekerja untuk kemajuan organisasi, kami akan tetap bersinergi dengan pihak pemerintah, TNI/Polri dan unsur lainnya,” papar Cheppy sambil menikmati suguhan Dunkin Donut yang disediakan oleh Ketua Umum.

Sementara itu, Wakil Ketua bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi [OKK] Ikin Roki`in menyambut baik dan merasa senang atas SK yang telah diberikan oleh Pusat untuk kepengurusan PWO IndependeN Jawa Barat.
“Tentu, ini menjadi motivator kami dalam membesarkan organiasasi terutama dalam perekrutan anggota,”jelas Ikin sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Ikin akan menyeleksi setiap anggota yang bergabung di PWO IndependeN Jawa Barat.
“Kami akan selalu menseleksi setiap anggota yang ingin bergabung di organisasi kami, jangan nanti ada yang berprofesi maaf tukang ojek dapat bergabung di organisasi ini,” tegas Ikin.

Dikatakan Ikin, sekarang inikan banyak yang mengaku-ngaku sebagai wartawan.
“Dengan adanya PWO IndependeN di Jawa Barat Insya Allah dapat menimalisir para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan,”pungkas Ikin.

Ditempat yang sama Ketua Umum Dra. Marnala Emi Manurung dalam kesempatan tersebut mengatakan selamat dan sukses atas penerimaan SK yang diberikan kepada PWO IndependeN Jawa Barat.
“Kepada Agus Cheppy dan para pengurus yang telah menerima SK harus dapat membesarkan serta menjaga nama baik organisasi dan yang terpenting harus solid agar organisasi PWO IndependeN Jawa Barat dapat di segani di semua elemen,”kata Bunda sapaan akrab Ketum.

 
[red/PWO IN]
www.suaraborneomembangun.com
Share:

Minggu, 06 Mei 2018

PWO DKI Rame-rame Diserbu Wartawan Online Nasional



Suara Borneo Membangun - Jakarta - Puluhan wartawan online nasional yang terbit di ibukota rame-rame serbu dan gabung ke Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Independen DKI Jakarta. Bukan itu saja, tapi para wartawan senior tersebut bersedia didaulat sebagai pengurus. Minggu 6 Mei 2018. Menurut sumber PWOI Nusantara.

Sekretaris Jendral PWO Ade Novit memaparkan berdasarkan musyawarah yang diadakan pekan lalu, Nonie Rering dari Sinar Harapan net terpilih sebagai ketua PWO DKI. Nonie didampingi dua orang wakil ketua yakni Donny dari Tempo dan Bambang IndoPos. Sekretaris Jeffry Sarafil dari ijn.co.id, sedangkan bendahara Ragil dari JPNN.

Dua bidang lainnya, menurut mantan presenter berita RCTI ini adalah bidang usaha dan dana diketuai Wanto dari Gatra, sedangkan bidang antar lembaga dipercayakan pada Maya Handini SinarHarapan net dengan wakilnys Eko Julianto dari Sportanes.

Dijajaran penasehat, Ade Novit menyebut sejumlah nama beken, antara lain Rosan Perkasa Roeslani, Prasetyo Edi, Alex Asmasoebrata, Brigjen Nyoman Santiasa, Bambang Haryanto, Rahmat Gobel serta Kombes Pol Herry Heryawan. Sementara di jajaran pembina, Novit menyebut Firmansyah Gindo dest editor RRI, Azhari Nasution Suara Karys serta senior jurnalis Tony Brahmantoro dari TribunNews.

Ditambahkan Ade Novit, kepengurusan PWO DKI juga dilengkapi berbagai bidang sesuai dengan AD-ART. Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) diketuai Novi Lumanau Beritasatu com dengan wakilnya Amar Sindo com. Bidang Litbang dan Diklat diketuai Suryansah TopSkor dengan wakilnya Bambang dari Poskota com. Bidang Multimedia dan IT Rio Winto dari Investor Daily dengan wakilnya Dendi SJ dari MetroTVnews com. " Bidang advokasi diketuai Yusral Supit SH, SPd." ujar Novit

Ketum PWO Independen Nusantara, Dra. Marnala Emi Manurung dalam keterangan terpisah, optimis dan yakin kepengurusan PWO DKI solid.

"Saya sangat optimis dengan digawangi para wartawan online nasional ini, PWO DKI akan berkibar dan profesional sebagaimana harapan kita semua. Yakni barometer Indonesia", tandasnya.

Sebagaimana dimaklumi dalam rangka menyongsong dan memeriahkan Asian Games, PWO DKI akan menggelar kegiatan. Menurut Nonie sang ketua, selain dalam bentuk publikasi dan pemberitaan, akan menggelar Run Fun Road to Asian Games. Lomba lari 5-10 Km yang melibatkan para pejabat DKI pada Agustus nanti.

“Pokoknya kami akan gaungkan Asian Games keseluruh tanah air sebagaimana harapan Presiden Jokowi", tandas Nonie semangat (red)

www.suaraborneomembangun.com
Share:

Jumat, 04 Mei 2018

SK PWO IndependeN Jateng Resmi Diserahkan

Suara Borneo Membangun - Jakarta - Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Perkumpulan Wartawan Online [PWO] IndependeN Provinsi Jawa-Tengah. Rahmat menegaskan komitmennya untuk membuat organisasi PWO IndependeN ini untuk dikembangkan dan dibesarkan di Jawa tengah. Ungkapan ini dilontarkan Rahmat usai menerima SK , di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis,[4/5].

“Semoga dengan amanah ini kedepannya bersama-sama dengan seluruh pengurus yang ada kita dapat mengembangkan organisasi PWO IndependeN di Jawa Tengah,”ujar Rahmat di damping para pengurus.

Ia optimis, dengan pola kekeluargaan yang ada di dalam organisasi PWO Independen Nusantara, mampu untuk memajukan PWO IndepedeN Provisnsi Jawa Tengah.

Rahmat resmi nahkodai PWO IndependeN Jawa Tengah melalui Surat Keputusan (SK) yang ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum dan Seketaris Jenderal PWO Independen Nusantara Dra. Marnala Emi Manurung dan Ahmad Norodin Ade Novit, BA.c,SE dengan Nomor : A2.001/SKEP/PWO IndependeN/IV/2018.

“Insya Allah dengan kekuatan pengurus sebanyak 47 orang ini dapat berkembang pesat dan berjalan sesuai aturan dalam organisasi, Kepengurusan super jumbo ini di hasilakan secara beragam dan berasal dari berbagai media online di Jawa Tengah. Untuk penasehat dan Pembina juga demikian seperti Mantan Militer, Kepolisian, Kyai, Pengusaha, Pakar Hukum, Dosen serta para Senior Jurnalis,” terang Rahmat.

Kendati demikian, dengan SK yang sudah diterima oleh Rahmat dan pengurus PWO Jawa Tengah, pihaknya akan mengembangkan hingga ke Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. “ Kami akan merekrut serta membentuk kepengurusan PWO IndependeN hingga Kabupaten/Kota di Jawa Tengah,”ucapnya optimis.

Sementara itu Ketua Umum PWO Independen Nusantara Marnala Emi Manurung, menegaskan guna tertib berorganisasi, perlu ada pendataan anggota agar mudah berkoordinasi.

“Kami sudah mengirimkan melalui email kepada para pemegang mandat sebagai salah satu persyaratan seperti berita acara, surat penyataan calon ketua, formulir anggota yang ditandatangani oleh pemipin redaksi dan juga surat kesanggupan sebagai ketua dan bermaterai,” papar Marnala.

Selain itu, Marnala berharap kepada pengurus PWO IndependeN Jawa Tengah, untuk tetap menjaga kode etik dan berjalan sesuai aturan organisasi.

“Tentu ini menjadi titik awal dan contoh bagi kepada daerah-daerah lain yang sudah menerima mandat agar segera membentuk kepengurusannya. Kepada Rahmat Dawah yang sudah menerima SK tentu kami berharap agar menjalankan roda organisasi ini dengan baik sesuai peraturan yang ada,”pungkas Marnala di damping Lia Santika Bendahara Umum. [yn/dae/PWO Independen Nusantara]
Share:

Kamis, 26 April 2018

Mantan Ketua Koperasi Globalindo Mitra Sejati, di Kapuas - Kalteng, Resmi Dipolisikan



Suara Borneo Membangun - jakarta - Selasa, 24 April 2018  15:12 - Mantan Ketua Koperasi Globalindo Mitra Sejati, Bambang, Spd, di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), resmi dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri, Senin 23 April 2018, dengan Surat Tanda Terima Laporan bernomor STTL/421/IV/2018/BARESKRIM.

Bambang dilaporkan atas dugaan Penggelapan dan Penyerobotan tanah milik masyarakat yang juga anggota Koperasi Globalindo Mitra Sejati yang berlokasi di Kecamatan Mantangai.

Dilaporkannya Bambang adalah hasil investigasi Tim Intelijen Investigasi Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) yang mendampingi serta membantu masyarakat terkait sengketa tanah mereka dengan PT. Globalindo Agung Lestari yang dari penelusuran Tim Intelijen Investigasi LAI telah diambil-alih (take over) oleh PT. Genting Plantation Nusantara. Tanah tersebut dipergunakan untuk usaha perkebunan kelapa sawit oleh PT. Globalindo.

"Memang tanah milik masyarakat tersebut digunakan sebagai lahan usaha oleh Globalindo, namun akar permasalahan adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) masyarakat yang dititipkan ke Koperasi, kemudian oleh Koperasi diserahkan ke Globalindo, lalu penelusuran kami dipergunakan sebagai jaminan ke salah satu bank," kata Aris Witono, Ketua Departemen Intelijen Investigasi LAI.

Sehingga sesuai arahan Ketua Umum LAI, H. Djoni Lubis, yang dilaporkan sebagai terduga pelaku adalah Bambang, Spd, yang pada saat penitipan SHM masyarakat itu menjabat sebagai Ketua Koperasi.

"Bahwa apakah ada unsur tindak pidana oleh pihak PT. Globalindo yang sekarang diambil alih oleh Genting Plantation, kami serahkan kepada pihak Kepolisian," ujar Aris.

Dengan dilaporkannya masalah tersebut ke Bareskrim Mabes Polri, LAI berharap nasib hak masyarakat atas tanah milik mereka itu dapat segera jelas nasibnya. Dan para pelaku yang diduga merampas hak-hak mereka mendapat hukuman yang setimpal,

Diberikatan di Media AI sebelumnya, baik online maupun cetak, Perwakilan dari sekitar 60 Orang eks warga transmigrasi di Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah mengadu ke Lembaga Aliansi Indonesia.

Ketua Dept. Intelijen Investigasi LAI, Aris Witono, mengatakan pengaduan tersebut terkait hak-hak masyarakat dari kerjasama inti-plasma dengan perusahaan PT. Globalindo Agung Lestari yang selama bertahun-tahun tidak pernah diberikan. Selain itu ada dugaan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama warga yang dijaminkan ke bank tanpa melalui prosedur yang benar.

Terkait pengaduan itu Aris menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti secepatnya, dimulai dari klarifikasi dan investigasi lanjutan.

“Investigasi awal dari penelahaan kronologis dan data-data sudah cukup. Dari klarifikasi hasil investigasi lanjutan nanti baru kami tentukan langkah-langkah berikutnya,” ujarnya.

Aris menjelaskan, ada 2 pihak yang harus dimintai klarifikasi, yaitu PT. Globalindo Agung Lestari dan Koperasi Globalindo Mitra Sejati.

“Masyarakat harus dibantu. Tidak boleh masyarakat terus-menerus berada di pihak yang dilemahkan dan dirugikan. Arogansi perusahaan-perusahaan yang notabene memiliki modal dan akses lebih luas tidak boleh dibiarkan. Namun kami juga punya SOP mengenai tahapan-tahapan yang harus dilakukan,” tuturnya.

Daerobi

Sumber : Feri/LAI

www.suaraborneomembangun.com
Share:

Rabu, 25 April 2018

Pemkot Tidore-KSBN Matangkan Sail Tidore

Suara Borneo Membangun - JAKARTA - Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) dan Pemerintah Kota Tidore menggelar pertemuan guna mematangkan persiapan Sail Tidore 2021. Bahkan pada Rabu (25/4), Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji dan Wali Kota Tidore Capt. Ali Ibrahim menggelar rapat terbatas di Jakarta.
Turut hadir dalam pertemuan itu mantan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Aji Sularso dan mantan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksda TNI (Purn) Ignatius Dadiek Surarto. Keduanya hadir sebagai nara sumber karena berpengalaman dalam penyelenggaraan sail di Indonesia dan mengetahui kondisi kelautan di kawasan Timur.
“Target besar penyelenggaraan dari Sail Tidore ini adalah harus bisa menjadikan Tidore sebagai destinasi wisata dunia. Itu harus dibuat grand desainnya,” tegas Aji.
Sail Tidore sendiri rencananya akan gelar pada 8 November-18 Desember 2021, bersamaan dengan kehadiran tim Ekspedisi Napak Tilas Ferdinand Magelhaens yang memulai perjalanan dari Sevilla, Spanyol, pada September 2019.
“Rencananya, Sail Tidore 2021 akan kami kemas dengan spektakuler selama 40 hari, apalagi event itu juga untuk menyambut kehadiran tim Ekspedisi Napak Tilas Magelhaens. Ini yang tengah kami matangkan,” ujar Hendardji.
Sementara Wali Kota Tidore Ali Ibrahim menyatakan bahwa pihaknya juga akan all out mempersiapkan Tidore. Bahkan, dia akan segera menunjuk konsultan untuk menangani event akbar tersebut.
“Kalau kami yang menangani sendiri mungkin susah. Nanti kami akan tunjuk konsultan dan organizing committe untuk menghandel penyelenggaraan Sail Tidore ini,” ujar Ali.

Sumber : PWO Independen
Share:
Iklan Berbayar Hubungi email : marketing.liputansbm@gmail.com
alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar

Translate

Featured Post

Sambut Hari Bhayangkara Ke-74 Kapolri Pimpin Tabur Bunga di TMP Kalibata

Liputan SBM, JAKARTA - Dalam rangka menyambut HUT ke-74 Bhayangkara, Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin upacara tabur bunga di Taman...

Iklan Berbayar Hubungi email : marketing.liputansbm@gmail.com
alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar

Recent Posts