Terkini Covid-19 di INDONESIA

59,394

Positif

2,987

Meninggal

26,667

Sembuh

(Data: covid19.go.id/)
Tampilkan postingan dengan label KALTENG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KALTENG. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2020

85.500 Ha Jaringan Irigasi Baru Dukung Program Lumbung Pangan Di Kalimantan Tengah



Liputan SBM Jakarta – Dalam upaya menjamin kebutuhan pangan bagi masyarakat, Pemerintah berencana menciptakan food estate atau daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di Indonesia. Lokasi lumbung pangan baru yang juga merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024 tersebut rencananya berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Jumat, 19/06/2020
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, terdapat lahan potensial pada kawasan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Kalteng yang sudah dikembangkan menjadi sawah. “Lahan tersebut sebelumnya merupakan bagian Proyek Pengembangan Lahan Gambut (PLG) 1 juta ha di Kuala Kapuas. Terdapat seluas 165.000 hektare (Ha) lahan yang sekarang sudah menjadi sawah, bukan berupa gambut tetapi material batuannya adalah tanah aluvial yang berada di pinggir sungai Barito,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.
Dari total luas lahan potensial tersebut, Menteri Basuki mengatakan sudah ada sekitar 85.500 Ha lahan fungsional yang digunakan untuk berproduksi setiap tahunnya. Sedangkan sisanya menurut Menteri Basuki sekitar 79.500 Ha sudah menyemak sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing) saja, tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali.
Berdasarkan data, dari total luas lahan yang fungsional tersebut, diperlukan rehabilitasi jaringan irigasi untuk lahan seluas 57.200 Ha, sementara sisanya seluas 28.300 Ha kondisi jaringan irigasinya masih berfungsi dengan baik. Rehabilitasi irigasi akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2020 hingga 2022 dengan perkiraan kebutuhan anggaran Rp 1 triliun. Sedangkan apabila nanti diputuskan untuk juga dikembangkan pada lahan seluas 79.500 Ha, program yang dibutuhkan adalah peningkatan jaringan irigasi pada dengan perkiraan kebutuhan anggaran sekitar Rp 1,9 triliun.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita akan coba lakukan dengan pola investasi bersama Kementerian BUMN. Kami sudah berkoordinasi terus, dimana nantinya Pemerintah hanya akan menyiapkan prasarananya. Aksesnya tidak hanya lewat sungai tetapi juga sudah bisa dilalui jalan darat lebih mudah,” ujar Menteri Basuki.
Ditambahkan Menteri Basuki, untuk mengoptimalkan lahan potensial tersebut, Kementerian PUPR akan memperbaiki saluran-saluran irigasi di sekitar kawasan tersebut baik jaringan irigasi sekunder maupun primer. “Sedangkan dari Kementerian BUMN bersama Kementerian Pertanian akan melakukan pengembangan teknologi olah tanamnya sehingga bisa menghasilkan produksi yang lebih baik,” ujarnya.
Pada Tahun Anggaran (TA) 2020, Kementerian PUPR telah memulai pekerjaan RehabIlitasi Irigasi di tiga (3) lokasi Eks PLG di Kalteng dengan total cakupan seluas 650 Ha di Daerah Irigasi (D.I) Rawa Tahai (213 Ha), D.I Tambak Sei Teras (195 Ha), dan D.I Tambak Bahaur (239 Ha). Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari rencana rehabilitasi jaringan irigasi untuk lahan seluas 57.200 Ha. Lingkup pekerjaannya meliputi peninggian tanggul, pembuatan pintu air, pengerukan aluran, dan pekerjaan teknis lainnya.

Pekerjaan rehabilitasi di D.I Rawa Tahai telah dimulai kontraknya sejak 28 Mei 2020 lalu dengan biaya sebesar Rp 9,8 miliar. Sedangkan rehabilitasi D.I Tambak Sei Teras juga telah dimulai dengan biaya Rp 4,1 miliar dan saat ini progresnya sebesar 29,1%. Sementara untuk rehabilitasi D.I Tambak Bahaur progresnya sebesar 27,2% dengan alokasi anggaran Rp 3,9 miliar.
Selain melakukan rehabilitasi irigasi, saat ini Kementerian PUPR juga tengah melakukan rehabilitasi kantor Eks PLG Kalteng dan rehabilitasi dermaga dengan progres sebesar 50,2%. (RED) liputansbm
Sumber Dari : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR


Share:

Mentri Basuki Targetkan Optimalaisasi Lahan Di Kalimatan Tengah Hingga 2024

liputansbm.com

Liputan SBM, Jakarta - Sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan program pengembangan food estate sebagai daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. Lokasi lumbung pangan baru ini direncanakan berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah yang juga akan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan terdapat lahan potensial seluas 165.000 hektare yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Kalteng.
“Lahan ini akan mulai kita kerjakan mulai tahun 2020 ini sampai 2022. Targetnya pada 2022 lahan seluas 165.000 hektare sudah bisa dioptimalkan produksinya. Ini adalah program prioritas kedua setelah pengembangan 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang,” kata Menteri Basuki dalam acara Halal Bihalal bersama Asosiasi Profesi Keairan yang dilakukan melalui video conference pada Selasa (9/6/2020).
Dikatakan Menteri Basuki pengembangan program food estate ini akan dilakukan bersama Kementerian BUMN melalui skema investasi. Kementerian PUPR mengembangkan sarana dan prasarana dasar seperti perbaikan saluran-saluran irigasi di sekitar kawasan tersebut baik jaringan irigasi sekunder maupun primer. Sementara Kementerian BUMN bersama Kementerian Pertanian akan melakukan pengembangan teknologi olah tanamnya sehingga bisa menghasilkan produksi yang lebih baik. Diharapkan dari 1 hektare lahan tersebut akan meningkatkan produktivitas padi sebesar 2 ton.
Dari 165.000 hektare lahan tersebut seluas 85.500 hektare merupakan lahan fungsional yang sudah digunakan untuk berproduksi setiap tahunnya. Sementara 79.500 hektare sisanya sudah berupa semak belukar sehingga perlu dilakukan pembersihan (land clearing) saja, tanpa perlu dilakukan cetak sawah kembali.
Dari 85.500 hektare lahan fungsional, sekitar 28.300 hektare yang kondisi irigasinya baik. Sementara 57.200 hektare lahan lainnya diperlukan rehabilitasi jaringan irigasi dalam rangka program food estate dengan total kebutuhan anggaran Rp 1,05 triliun. “Setiap tahun kita tangani rehab irigasi di kawasan Eks-PLG ini,” tambah Menteri Basuki. Rehabilitasi ini dikerjakan secara bertahap mulai dari 2020 – 2022 dengan rincian 2020 seluas 1.210 hektare, pada 2021 seluas 33.335 hektare, dan tahun 2022 seluas 22.655 senilai Rp 497,2 miliar.
Kegiatan rehabilitasi irigasi pada Tahun Anggaran 2020 meliputi 4 kegiatan fisik yakni rehabilitasi seluas 1.210 hektare dengan anggaran Rp 26 miliar dan 2 kegiatan perencanaan seluas 164.595 hektare dengan anggaran Rp 47 miliar. Kegiatan fisik meliputi peninggian tanggul, pembuatan pintu air dan pengerukan saluran di D.I Rawa Tahai seluas 215 hektare senilai Rp 9,8 miliar yang kontaknya telah dimulai pada 28 Mei 2020. D.I Tambak Sei Teras seluas 195 hektare senilai Rp 4,1 miliar dengan progres 29,1%. D.I Tambak Bahaur seluas 240 hektare senilai Rp 3,9 miliar dengan progres 27,2% dan D.I Rawa Belanti seluas 560 hektare senilai Rp 8,2 miliar.
Selain melakukan rehabilitasi irigasi, saat ini Kementerian PUPR juga tengah melakukan rehabilitasi kantor Eks PLG Kalteng yang akan digunakan sebagai kantor food estate dengan progres sebesar 56% dan rehabilitasi dermaga dengan progres sebesar 20%.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki meminta dukungan dan masukan dari para anggota Asosiasi Profesi Keairan untuk tetap dapat membangun pengairan ke depan lebih baik. Turut mendampingi Menteri Basuki, Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Dirjen Perumahan Khalawi AH, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi Mohammad Zainal Fatah, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman, Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Achmad Gani Ghazali Akman, dan para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Ditjen SDA. (RED)
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR



Share:

Siap Diresmikan Jembatan Tumbang Samba Siap Dukung Peningkatan Ekinomi Kalteng


liputansbm.com

Liputan SBM, Palangka Raya - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok dan Desa Samba Danum, di Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Jembatan sepanjang 843,2 meter tersebut menjadi infrastruktur vital bagi kelancaran konektivitas di Lintas Tengah Kalimantan, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalteng. Kamis 18/06/2020
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran bersama Kepala Dinas PUPR Shalahuddin telah meninjau lokasi pembangunan jembatan tersebut serta memantau akses infrastruktur agar dapat terkoneksi. “Pembangunan Jembatan Tumbang Samba itu oleh Pemerintah Pusat, dilaksanakan Kementrian PUPR sejak tahun 2017 dan sudah rampung tahun ini. Siap diresmikan oleh Bapak Presiden RI dan Bapak Menteri PUPR nantinya. Upaya yang kami juga lakukan di daerah, Pembangunan infrastruktur oleh Pemprov Kalteng juga bersinergi dengan Pemerintah Pusat, seperti Jembatan Layang Kolam (Kotawaringin Barat), perbaikan Jembatan di wilayah Barito, hingga pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai daerah, sehingga dapat terintegritas dengan baik, untuk menunjang dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Gubernur Sugianto.
Sementara itu, Kadis PUPR Shalahuddin mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan Nasional serta Kementrian PUPR untuk rencana peresmian Jembatan Tumbang Samba. Disebutkan dalam rilis oleh pihak Kementrian PUPR bahwa Jembatan Tumbang Samba sudah rampung 100 persen dan siap diresmikan untuk mendukung konektivitas Program Lumbung Pangan Baru di Kalimantan Tengah.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa kehadiran Jembatan Tumbang Samba dan tersambungnya Jalan Lintas Tengah Kalimantan diharapkan agar kegiatan ekonomi di daerah sekitar dapat terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. “Semakin terhubungnya Lintas Tengah Kalimantan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena di sekitarnya terdapat perkebunan seperti sawit, karet dan pertambangan. Jadi akan mempercepat transportasi logistik,” ujar Menteri Basuki.
Selain itu, Jembatan Tumbang Samba akan mendukung peningkatan konektivitas menuju lokasi rencana pengembangan food estate atau daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. Lokasi lumbung pangan baru yang juga merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024 tersebut berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin Ditjen Bina Marga Budi Harimawan Semihardjo pun mengutarakan, “Pembangunan Jembatan Tumbang Samba bertujuan untuk membuka kawasan terisolir di Utara Katingan dan melengkapi struktur jaringan jalan nasional dari Kalimantan Tengah menuju Kalimantan Barat dan sebaliknya. Dengan itu nantinya akan membawa efek positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Utara Katingan”.
Rampungnya jembatan yang melintasi Sungai Katingan ini telah dinanti dan direspon positif oleh masyarakat Kalteng karena akan mempermudah pergerakan masyarakat dari bagian hulu (Utara) Kabupaten Katingan ke Pasar Tumbang Samba hingga ke batas Provinsi Kalimantan Barat.
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengaku bangga dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta Pemerintah Pusat atas terselesainya Jembatan Tumbang Samba dan bisa dilalui warga. Gubernur Sugianto mengutarakan bahwa kehadiran jembatan ini selain dapat membuka keterisolasian daerah, juga menjadi elemen penggerak ekonomi kerakyatan khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pulau Kalimantan, termasuk juga membantu konektifitas dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional di Kalimantan Tengah. (Red)


Share:

Senin, 06 Agustus 2018

Operasi Katarak Gratis Kejati Kalteng Dihadiri Jaksa Agung RI | Liputan SBM

DSC_1020-800x445Palangka Raya – Dalam rangka Hari Bhakti Adiyaksa ke 58 dan Hut Adhyaksa Dharmakarini XVIII tahun 2018 kejaksaan tinggi kalimantan tengah gelar kegiatan bertajuk bakti sosial operasi katarak gratis, yang dilaksanakan di Aula kejaksaan tinggi jalan imam bonjol, langkai pahandut, Palangka Raya, Sabtu 04/8/2018.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jaksa agung RI, Dr. (H.C) H.M. Prasetyo dan Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Darmakarini, Ros Ellyana Prasetyo, serta kepala kejati kalteng, Adi Susanto, SH., MH. juga Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran.

Dalam sambutanya kepala kejati kalteng Adi Susanto SH,. MH juga menyapaikan laporan terkait pelaksanaan operasi katarak gratis ke pada jaksa agung jaksa agung RI,”dalam kegiatan ini Kami hanya mampu menampung sebanyak 358 orang, padahal yang daftar hingga 500 orang lebih, karena keterbatasan yang ada”, ucapnya.

Ditambahkannya, pasien tersebut dan pendampingnya, disediakan tempat akomodasi, sarana dan transportasi selama kegiatan berlangsung, kata Adi.

Dikesempatan lain ditempat yang sama kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI), Dr. (H.C) H.M. Prasetyo menyampaikan,”saya sengaja datang ke Palangka Raya, hanya untuk bertemu dengan para penderita penyakit katarak yang akan di operasi,” ujarnya.

“saya pun juga membawa sejumlah dokter yang didatangkan untuk membantu masyarakat yang berjumlah sebanyak 358 penderita penyakit katarak diwilayah Kalteng,” lanjut Jaksa Agung.

“Kegiatan dalam rangka bakti sosial operasi katarak gratis di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (KALTENG) ini, bukan hal yang pertama kali dilakukan, karena hingga saat ini sudah ada dengan jumlah penderita penyakit tersebut kurang lebih 15 ribu penderita yang dioperasi,” tutup Prasetyo. (Rz)
Share:
Iklan Berbayar Hubungi email : marketing.liputansbm@gmail.com
alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar

Translate

Featured Post

Sambut Hari Bhayangkara Ke-74 Kapolri Pimpin Tabur Bunga di TMP Kalibata

Liputan SBM, JAKARTA - Dalam rangka menyambut HUT ke-74 Bhayangkara, Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin upacara tabur bunga di Taman...

Iklan Berbayar Hubungi email : marketing.liputansbm@gmail.com
alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar

Recent Posts