Ekonomi Kreatif Jadi Pilar Masa Depan, Generasi Muda Kalteng Dapat Suntikan Motivasi

Antonius Sepriyono
0
KALTENG, LIPUTANSBM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif berbasis generasi muda. 


Hal itu terlihat saat Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Herson B. Aden mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menghadiri Studium Generale bertema “Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pemberdayaan Generasi Muda” di Aula Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya, Selasa (10/2/2026).


Baca Juga:

Kegiatan kuliah umum tersebut menjadi ruang inspiratif yang mempertemukan mahasiswa dengan pemangku kebijakan nasional. Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto pun mendapat apresiasi khusus dari pemerintah daerah.


Herson menyambut baik pelaksanaan studium generale tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Yovie Widianto yang dinilai mampu membuka wawasan sekaligus memberikan motivasi bagi generasi muda Kalimantan Tengah dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.


Ia menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan sektor yang memiliki prospek cerah dan menjanjikan sebagai salah satu penopang perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah.


Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar yang bisa terus dikembangkan, mulai dari kekayaan seni dan budaya, pariwisata alam, hingga kerajinan serta produk olahan lokal yang bernilai tambah.


Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, terus mendorong penguatan ekonomi kreatif melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan. Dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi bagian dari komitmen pembangunan daerah sekaligus sinergi dengan program nasional.


"Saya berharap mahasiswa dan pelajar tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga inspirasi dan keberanian untuk bermimpi besar. Generasi muda adalah motor utama dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah,” tambah Herson.


Sementara itu, Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir menilai Kalimantan Tengah memiliki potensi unggulan di sektor ekonomi kreatif, seperti kerajinan getah nyatu dan rotan yang bahkan telah menembus pasar internasional.


Ia berharap melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dapat terjalin kerja sama strategis dalam pemberdayaan generasi muda, sehingga mereka mampu mengembangkan potensi daerah sekaligus bersaing dengan provinsi lain.


Di sisi lain, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di tengah era transformasi digital yang semakin cepat.


Ia menekankan bahwa generasi muda perlu meningkatkan literasi digital, keterampilan kecerdasan buatan (AI), pemahaman data, serta kemampuan berpikir adaptif agar tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi.


Menurutnya, kreativitas dan inovasi generasi muda merupakan harapan besar bagi masa depan ekonomi kreatif Indonesia. Namun, seluruh potensi tersebut tetap harus selaras dengan nilai-nilai luhur, termasuk nilai religius.


Ia juga mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri, berani mengomunikasikan ide-ide inovatif, serta siap menyongsong pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kompetitif.


“Dengan tekad, kerja keras, dan keyakinan bahwa man jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, saya percaya generasi muda Kalimantan Tengah mampu membawa ekonomi kreatif Indonesia menuju masa depan yang gemilang," katanya.


Pewarta : Antonius Sepriyono 

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});