Bupati Jepara Silaturahmi dan Ikuti Pengajian Di Desa Sumosari - Liputan Sbm

17 January 2022

Bupati Jepara Silaturahmi dan Ikuti Pengajian Di Desa Sumosari





Jepara - Bupati Jepara Dian Kristiandi bersilaturahmi dengan ibu-ibu Majelis Dirasah wa Khatmil Quran, acara tersebut dilaksanakan pada hari minggu (16/01) di Desa Sumosari Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Senin

(17/1/2022).


Pengajian selapan dilakukan sekali setiap minggu pahing, dilaksanakan di rumah Pimpinan Majelis Dirasah Kyai Fatchurrahman, di Rt.1/RW.1 Desa Sumosari, Kecamatan Batealit. Kegiatan dilaksnaakan mulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Selain Tartil Al Quran, majelis ini juga membahas tafsir Al Quran oleh KH. Mudhofar dari Desa Bawu, Kecamatan Batealit.


Usai khataman Al Quran, Bupati Jepara menyempatkan diri untuk berdialog dengan ibu-ibu pengajian. Dengan akrab, Andi memperbincangkan berbagai hal terkait kehidupan sehari-hari. Bupati juga menanyakan respons orang tua terkait vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-12 tahun. “Ibu-ibu, bagaimana jika anak-anaknya yang usia SD divaksin, apakah diizinkan atau tidak?,” tanya Andi.


Mendapat pertanyaan dari Bupati ini, sekitar 40 ibu-ibu anggota majelis taklim ini pun kompak menjawab setuju, jika anaknya mendapatkan suntikan vaksin. Dian Kristiandi juga menanyakan apakah mereka yang hadir ini semua sudah divaksin apa belum. “Sudah pak, kami sudah divaksin di Puskesmas,” kata mereka kompak.


Bupati menjelaskan bagaimana pentingnya vaksinasi Covid-19 ini. Meskipun anak-anak memiliki tingkat imunitas tinggi, vaksinasi harus diberikan sebagai salah satu bentuk pencegahan penyebaran virus ini.


“Anak-anak sebenarnya imunnya kuat, tetapi virus bisa saja menempel di mereka dan dibawa pulang ke rumah. Dari situlah dikhawatirkan akan menular kepada orang lain di rumah,” jelas Andi.


Dikesempatan itu, Dian Kristiandi juga meminta kepada para ibu-ibu, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama berkegiatan.

“Prokes harus tetap dijalankan meskipun kita sudah divaksin. Karena kini juga muncul varian-varian baru yang harus diwaspadai,” tandas Andi.


Usai pengajian, para ibu meminta bantuan bibit buah kepada bupati. Orang nomor satu di kota ukir itu pun, segera memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara untuk mengirimkan 200 bibit pohon durian dan 200 alpukat.


Sementara itu, pimpinan Majelis Dirasah wa Khatmil Quran KH. Fatchurahman mengungkapkan, jika majelis ini sudah ada sekitar tahun 2002 yang lalu. Pertemuan ini dilakukan setiap selapan sekali setiap minggu pahing. Tidak hanya warga Desa Sumosari pengajian ini juga diikuti oleh warga luar desa. "Ada juga warga dari Desa Dermolo, Kecamatan Kembang yang ikut pengajian. Ini terbuka untuk umum,” kata dia. #liputansbm


Pewarta : Puji S

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda