Ganjar Resmikan Gedung Baru Islamic Center Jepara - Liputan Sbm

13 May 2022

Ganjar Resmikan Gedung Baru Islamic Center Jepara





Jepara - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan gedung Islamic Center atau kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di sebelah masjid agung  dijalan kartini kelurahan kauman jepara pada Kamis 12/5/2022. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi, dan dilanjutkan pengguntingan pita oleh Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah. Jum'at (13/5/2022). 


Gedung Islamic Center atau kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik, seperti ruang kerukunan beragama dan pengembangan ekonomi. Terlebih Jepara telah dicanangkan sebagai Kabupaten Kerukunan oleh tokoh agama dan masyarakat setempat.


“Saya minta ini bisa dimanfaatkan ada ruang publiknya. Jadi yang tadi dicanangkan sebagai kabupaten kerukunan benar-benar bisa terwujud. Kalau terjadi luar biasa,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, seusai meresmikan Gedung Islamic Center dan Kantor MUI Kabupaten Jepara, Kamis (12/5/2022).


Menurut Ganjar, gedung baru tersebut bisa digunakan penuh manfaat apabila ruang publik itu ada. Apalagi dapat difungsikan bermacam-macam, seperti menyebarkan agama, tempat bertanya, dan diskusi publik.


“Kalau kita menyebarkan agama dengan nilai kebaikan, ini bisa jadi pusatnya. Yang nggak tahu bisa bertanya, bisa ngaji, bisa diskusi di sini. Bisa menjadi zona netral dalam menyelesaikan masalah,” jelasnya.


Perihal kerukunan, Ganjar mengapresiasi Kabupaten Jepara yang beberapa waktu lalu berhasil menyelesaikan permasalahan pembangunan gereja di Dermolo. Diketahui, pembangunan gereja di tempat itu sempat menimbulkan konflik yang cukup lama, hampir 20 tahun.


“Saya sangat mengapresiasi waktu kemarin menyelesaikan pembangunan gereja di Dermolo. Itu hebat karena sudah lama sekali. Ini juga dijadikan contoh bagi daerah-daerah lain terkait persoalan yang sama,” tambah Ganjar.


Selain ruang kerukunan, gedung tersebut juga menyediakan tempat untuk usaha. Maka dari itu Ganjar meminta agar Pemerintah Kabupaten Jepara dan MUI Jepara menjalin kerja sama dengan pihak-pihak atau lembaga lain.


“Rencananya juga akan dipakai jualan juga. Jadi bisa bermitra dengan lembaga lain, umpama Baznas, sehingga penyebaran agama jalan, pelatihan ekonomi juga bisa dilakukan,” jelasnya.


Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan gedung Islamic Center tersebut merupakan penantian selama 10 tahun lebih.  Dipenghujung masa pengabdiannya sebagai bupati, dapat memenuhi keinginan umat muslim memiliki gedung yang representatif. Dikatakan dia, gedung tersebut menelan anggaran sebesar Rp.2,9 miliar dalam dua tahun APBD. “Tahun 2021 sebesar Rp.2,1 miliar, dan tambahan Rp.800 juta di tahun 2022,” katanya


“Kami berharap dengan dibangunnya gedung ini dapat merangkul semuanya, memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat, dan menjadi embrio dalam mengajak masyarakat menjaga keberagaman. Apalagi kita sudah mencanangkan sebagai kabupaten kerukunan,” kata Bupati. 


Ketua MUI Jepara Mashudi menyatakan terima kasih kepada bupati yang telah membersamai pembangunan gedung tersebut. Meski begitu, masih perlu tambahan sarana dan prasarana seperti furnitur. Karenanya ia meminta bantuan dari Gubernur Jawa Tengah. “Mohon kelanjutannya untuk finishing dan aksesorisnya Pak Gubernur,” pintanya.


Ganjar Pranowo pun langsung merespon permintaan tersebut. Ia berjanji bantuan tersebut dapat terealisasi paling lambat pekan depan. “Langsung dikontak kepala biro, kirim Baznas untuk MUI Jepara. Minggu depan, tidak boleh telat,” tuturnya. #liputansbm


Pewarta : Edy Putra

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda