Kalteng Prioritaskan Pembangunan PLTS untuk Wilayah Belum Terjangkau Listrik

Antonius Sepriyono
0
Sekretaris Dinas ESDM, Syaripudin. (Ist)
LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun ini sedang fokus pada pengembangan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas ESDM Kalteng, Vent Christway, melalui Sekretaris Dinas, Syaripudin, dalam sebuah wawancara dengan media pada Selasa (16/4/2024).

“Ini merupakan salah satu program utama Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini. Selain itu, kami juga melaksanakan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk 5.500 Rumah Tangga. Kedua program ini bertujuan untuk memperkuat sektor kelistrikan,” ujarnya.

Syaripudin menjelaskan bahwa PLTS tersebar merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memanfaatkan energi terbarukan secara efektif. Proses verifikasi untuk program ini telah dimulai sejak Januari hingga Maret 2024.

“Kami sedang melakukan proses pengolahan data. Kami berharap dapat menyelesaikan proses ini sehingga kami dapat melanjutkan ke tahap implementasi fisik,” ungkapnya.

Pembangunan PLTS akan difokuskan di daerah-daerah yang belum memiliki akses listrik, terutama di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, terluar).

“Program ini akan segera dilaksanakan karena merupakan salah satu prioritas dengan cakupan di 12 Kabupaten di Kalteng. Kami berharap tidak akan mengalami kendala, dan semoga dapat dilaksanakan pada Triwulan 2 atau 3 ini,” tandasnya.  (red)

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});