Pembangunan Daerah Pelosok, Langkah Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal di Kalimantan Tengah

Antonius Sepriyono
0
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Henry M. Yoseph.
LIPUTANSBM.COM, PALANGKA RAYA - Pembangunan di daerah pelosok menjadi salah satu strategi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kalimantan Tengah.

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Henry M. Yoseph, menegaskan bahwa dampak dari pembangunan ini sangat signifikan, tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga dalam memperkuat perekonomian setempat.

Menurut Henry, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sarana transportasi lainnya sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah.

"Pembangunan di wilayah pelosok memiliki dampak yang besar. Infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sarana transportasi lainnya sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas," ungkap Henry pada Minggu, (18/8/2024).

Lebih lanjut, Henry menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini akan membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi daerah.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi tingkat pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Henry juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai pihak terkait dalam upaya ini.

"Kolaborasi yang baik antara berbagai stakeholder akan mempercepat proses pembangunan dan memastikan keberlanjutan proyek-proyek tersebut," ujarnya.

Dengan fokus pada pembangunan wilayah pelosok, Henry berharap perekonomian lokal di Kalimantan Tengah bisa menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.

"Kita harus memperhatikan potensi yang ada dan memberikan perhatian khusus pada wilayah terpencil, agar tidak ada yang tertinggal dalam dinamika pembangunan ekonomi di Kalteng," tutupnya. (red)

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});