Pemprov Kalteng Dorong Kreativitas Warga Sambil Tingkatkan Kesadaran Gizi

Antonius Sepriyono
0

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Disdagperin terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lewat kegiatan terpadu yang memadukan edukasi konsumen dengan pelatihan ekonomi kreatif.

Kegiatan ini meliputi sosialisasi Konsumen Cerdas untuk Mencegah Stunting serta pelatihan berbagai keterampilan bagi pengrajin dan wirausaha baru.

Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih makanan bergizi, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan.

Ia menekankan bahwa peningkatan ekonomi kreatif dan kesadaran gizi saling berhubungan dalam menciptakan generasi yang sehat dan produktif.

Dalam sambutannya, Herson B. Aden yang mewakili Gubernur Kalteng menegaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting sangat ditentukan oleh masyarakat yang mampu mengenali kebutuhan gizi keluarga. Ia memberikan tips bagi masyarakat terkait memilih produk pangan yang aman.

Herson juga mendorong peserta pelatihan untuk siap memasuki dunia usaha dengan kompetensi yang kuat serta memahami pentingnya penerapan green economy.

Dengan kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan ini, pemerintah berharap masyarakat makin mandiri dalam usaha sekaligus cerdas dalam menjaga asupan gizi.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});