-->
Theme Original LiputanSBM v4.6 – © 2026 PT Suara Borneo Membangun

20 Januari 2026

1.542 Koperasi Merah Putih Berbadan Hukum, Pemprov Kalteng Percepat Operasional Lewat Rapat Temu Mitra

PALANGKA RAYA, LIPUTANSBM — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Herson B. Aden, mewakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung, memimpin Rapat Temu Mitra Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 yang digelar di Aula Bajakah Lantai II, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (19/1/2026).

Rapat ini dihadiri para kepala Dinas Koperasi kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dan menjadi forum strategis untuk menyamakan langkah percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Merah Putih.

Dalam arahannya, Herson menegaskan bahwa persoalan utama yang masih dihadapi di lapangan bukan lagi pada aspek pembentukan atau legalitas koperasi, melainkan pada kesiapan infrastruktur pendukung.

“Sebagian besar Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah sebenarnya sudah terbentuk dan memiliki badan hukum. Namun, banyak yang belum bisa beroperasi optimal karena bangunan, gerai, pergudangan, dan kelengkapan lainnya belum tersedia,” ujar Herson.

Saat ini, tercatat 1.542 Koperasi Merah Putih di Kalteng telah berbadan hukum, dengan 145 unit usaha yang telah terverifikasi, serta target pembangunan sekitar 400 gerai koperasi.

Melalui Rapat Temu Mitra ini, Pemprov Kalteng mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi koperasi di setiap daerah, sekaligus merumuskan solusi konkret atas berbagai kendala yang dihadapi.

Herson berharap, forum ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga menghasilkan kesepahaman dan komitmen bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta para mitra, sehingga Koperasi Merah Putih benar-benar dapat berfungsi sebagai penggerak ekonomi desa dan kelurahan.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan koperasi tidak hanya berdiri di atas kertas, tetapi benar-benar hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda
Memuatkan Berita Terkini...
© 2026 PT Suara Borneo Membangun – LiputanSBM. Tema website dilindungi UU Hak Cipta RI No.28 Tahun 2014. SHA-256: 6c814ae5013aef00cfbbab88b48b81ec936685a856f9b7472d928466e27ce533
ADVERTISEMENT LIPUTAN SBM