![]() |
| Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi. |
PALANGKA RAYA, LIPUTASBM – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, menegaskan dukungan penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia sebagaimana amanat konstitusi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen DPRD Kalimantan Tengah dalam menjaga stabilitas sistem ketatanegaraan, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai institusi strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga:
"Dukungan ini sebagai bentuk komitmen DPRD Kalteng dalam mendukung stabilitas sistem ketatanegaraan serta penguatan peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional dan independen," ucapnya, Kamis (29/1/2026).
Junaidi menekankan bahwa posisi Polri di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan amanat konstitusi yang harus dijaga. Menurutnya, struktur tersebut penting agar Polri dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal, profesional, serta tetap berada dalam koridor hukum.
“Polri harus tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai aturan. Dukungan terhadap Polri juga merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional," tambahnya.
Dukungan dari unsur legislatif daerah ini pun mendapat respons positif dari jajaran kepolisian. Secara terpisah, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi menyambut baik pernyataan Wakil Ketua III DPRD Kalteng tersebut.
“Hal ini ,tentu sebagai bentuk sinergi antara unsur legislatif dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah hukum Polresta Palangka Raya,” ungkapnya.
Sinergi antara DPRD dan Polri ini diharapkan semakin memperkuat upaya menjaga keamanan daerah, sekaligus mendukung stabilitas nasional dalam bingkai konstitusi dan demokrasi.
Pewarta : Antonius Sepriyono

