![]() |
Prosesi pengukuhan dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang digelar di Ballroom Hotel Bahalap, Palangka Raya. Agenda tersebut menjadi momentum konsolidasi besar bagi kader PKB se-Kalteng dalam menatap agenda politik ke depan.
Baca Juga:
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran serta sejumlah pimpinan partai politik di daerah, menandai pentingnya peran PKB dalam konstelasi politik regional.
Ketua DPW PKB Kalteng Rahmanto Muhidin dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pengurus untuk merapatkan barisan dan memperkuat soliditas organisasi.
Ia menegaskan, PKB harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“PKB berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi,” ujar Rahmanto.
Wakil Bupati Murung Raya itu juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh kader, baik yang berada di lembaga legislatif maupun eksekutif, agar tetap setia pada garis perjuangan partai yang mengedepankan nilai keadilan dan keberpihakan kepada rakyat.
Menurutnya, PKB Kalteng harus terus menjaga karakter sebagai partai yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.
“PKB Kalteng sangat membuka diri untuk seluruh lapisan masyarakat, suku, ras, agama di Kalteng, untuk bergabung di PKB sebagai wadah perjuangan politik bersama-sama, untuk mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera,” jelas Rahmanto.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Saiful Huda menyampaikan optimisme terhadap masa depan elektoral partai di Bumi Tambun Bungai. Ia menargetkan peningkatan signifikan raihan kursi di DPRD kabupaten/kota dan provinsi, sekaligus memastikan keterwakilan PKB di DPR RI tetap terjaga dan terus bertambah.
“Kursi DPRD kabupaten/kota dan provinsi naik, dan DPR RI pecah terus untuk periode yang akan datang,” ungkap Saiful Huda yang disambut antusias para kader.
Saiful menekankan bahwa PKB tidak boleh sekadar menjadi pelengkap dalam dinamika politik daerah. Partai, kata dia, harus hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama saat rakyat menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
“Momentum kita untuk meluruskan arah, momentum untuk menegaskan kembali. Kita mau menjadi apa sebagai partai politik, dan ke mana PKB akan melangkah ke depan,” tegasnya.
Ia pun menaruh harapan besar agar PKB mampu mendorong transformasi signifikan bagi kemajuan Kalimantan Tengah. Seluruh kader diminta bekerja lebih keras agar PKB tidak hanya menjadi peserta dalam kontestasi politik, tetapi tampil sebagai motor penggerak perubahan.
“Kita berharap ada perubahan fundamental di provinsi Kalimantan Tengah di masa-masa yang akan datang. Dan saya tegaskan, PKB harus naik kelas. PKB tidak cukup hanya menjadi peserta pemimpin, PKB harus menjadi penggerak perubahan. PKB tidak cukup hadir saat kampanye, PKB harus hadir dalam kehidupan rakyat setiap hari,” tutupnya.
Pengukuhan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan struktur dan konsolidasi internal PKB Kalteng. Dengan soliditas yang semakin kokoh, partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu menatap optimistis agenda-agenda politik strategis di Kalimantan Tengah pada periode mendatang.
Pewarta : Antonius Sepriyono

