Program Transmigrasi di Sukamara, 100 Persen Jatah Warga Lokal

Antonius Sepriyono
0
Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon. 

LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon, menegaskan program transmigrasi yang akan dijalankan di Kabupaten Sukamara bakal sepenuhnya diisi oleh masyarakat lokal.

Penegasan ini, kata Lohing, untuk memastikan manfaat program tersebut benar-benar dirasakan warga Kalimantan Tengah.

“Kita tidak menolak program transmigrasi, akan tetapi yang kita tolak itu kegiatan transmigrasi yang membawa orang luar masuk,” ujarnya, Selasa, 12 Agustus 2025.

Menurut Lohing, pemerintah daerah telah mengupayakan agar program transmigrasi di Sukamara diisi seratus persen oleh warga lokal. Usulan ini pun direspons positif oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

“Sekarang sudah diupayakan oleh pemerintah daerah dan sudah dijawab oleh pemerintah pusat melalui kementerian, bahwa yang mengisi transmigrasi di Kabupaten Sukamara itu 100 persen masyarakat lokal,” katanya.

Ia menjelaskan, skema tersebut membuat program transmigrasi di Sukamara berubah menjadi “translokal” seluruh pesertanya berasal dari daerah setempat.

Saat ini, pembangunan masih terpusat di Sukamara, dengan memastikan lahan yang digunakan sudah clear and clean.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk menjalankan program ini sesuai kesepakatan: seratus persen peserta berasal dari masyarakat lokal.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});