![]() |
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Balai Besar POM Palangka Raya. Momentum peringatan seperempat abad ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan BPOM dalam menjalankan fungsi pengawasan obat dan makanan, tetapi juga wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Kepala Balai Besar POM di Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto, mengatakan kegiatan refleksi dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satu agenda utamanya ialah gerakan penanaman pohon secara bertahap dengan target mencapai 22.000 pohon.
“Penanaman pohon ini merupakan bentuk komitmen kami, baik Balai Besar POM di Palangka Raya maupun Badan POM secara umum, untuk ikut berkontribusi dalam upaya pelestarian hutan dan lingkungan hidup di Indonesia,” ujar Ali.
Ia menambahkan, inisiatif tersebut diharapkan memberi dampak positif tidak hanya bagi institusi BPOM dan Dinas Kehutanan, tetapi juga bagi masyarakat luas, khususnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Kalimantan Tengah.
Selain penanaman pohon, kegiatan refleksi ini juga dirangkaikan dengan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Balai Besar POM Palangka Raya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Ali turut mengutip tagline BPOM yang disampaikan Kepala Badan POM, Prof. Dr. Tarunah Ikral, yakni Menjulang, Membumi, dan Mengakar.
“Menjulang berarti insan BPOM harus memiliki visi global dan menjalankan tugas yang berdampak luas bagi masyarakat. Membumi bermakna setiap program dan kegiatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Mengakar dimaknai sebagai komitmen BPOM untuk memiliki kompetensi profesional yang kuat, sehingga seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan.
“Melalui rangkaian kegiatan refleksi ini, Balai Besar POM di Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dengan integritas, sekaligus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
Pewarta : Antonius Sepriyono


