-->
Theme Original LiputanSBM v4.7 – © 2026 PT Suara Borneo Membangun

27 Januari 2026

DPRD Kalteng Tekankan Pemerataan Infrastruktur Pendidikan hingga Daerah Terpencil

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran. (ist)

PALANGKA RAYA, LIPUTANSBM — Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, meminta dinas terkait untuk meningkatkan dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar secara menyeluruh dan merata di seluruh daerah.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul hasil kunjungan dalam daerah yang dilakukan beberapa waktu lalu, di mana masih ditemukan sejumlah kendala dalam pemanfaatan fasilitas pendukung pembelajaran, khususnya televisi interaktif yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

Menurut Tomy, meskipun bantuan televisi interaktif telah disalurkan ke sekolah-sekolah, pemanfaatannya di lapangan belum berjalan optimal. Beberapa sekolah masih menghadapi hambatan teknis, baik dari sisi pengaplikasian perangkat maupun keterbatasan sarana pendukung lainnya.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kalteng ini menilai, televisi interaktif sebagai salah satu inovasi pembelajaran seharusnya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang proses belajar mengajar.

Namun pada kenyataannya, perangkat tersebut belum sepenuhnya tersedia di seluruh ruang kelas dan masih menemui kendala operasional.

Selain persoalan teknis penggunaan, Tomy menyoroti keterbatasan jaringan internet dan pasokan listrik yang menjadi kendala utama di sejumlah wilayah, terutama di daerah terpencil. Kondisi ini dinilai berpengaruh langsung terhadap efektivitas pemanfaatan televisi interaktif di sekolah.

“Kendalanya beberapa itu adalah jaringan, yang kedua adalah listrik. Tetapi semua yang diadakan provinsi itu kalau tidak salah, dari Dinas Pendidikan itu ada starlink dan PLTS untuk mendukung TV interaktif itu,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Ia menambahkan, meskipun pemerintah provinsi telah melengkapi bantuan tersebut dengan fasilitas pendukung seperti layanan internet berbasis satelit dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), sekolah-sekolah tetap memerlukan waktu untuk beradaptasi dan mengoptimalkan penggunaannya.

Tomy menilai, proses adaptasi tersebut perlu diiringi dengan pendampingan dan pembenahan berkelanjutan dari dinas terkait agar fasilitas yang telah disediakan tidak sia-sia dan benar-benar memberi dampak positif bagi kualitas pendidikan.

Dirinya juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia di sekolah, baik guru maupun tenaga pendukung, dalam mengoperasikan televisi interaktif serta sarana pendukung lainnya agar pemanfaatannya dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kami mengharapkan beberapa persoalan ini dapat segera diatasi oleh dinas terkait agar kendala yang ada saat ini tidak menghambat proses belajar mengajar di sekolah,” katanya.

Melalui peningkatan dukungan infrastruktur, pendampingan teknis, serta pemerataan fasilitas pendidikan, DPRD Kalteng berharap kualitas pembelajaran di seluruh wilayah dapat terus ditingkatkan dan dirasakan secara adil oleh seluruh peserta didik.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda
© 2026 PT Suara Borneo Membangun – LiputanSBM. Tema website dilindungi UU Hak Cipta RI No.28 Tahun 2014. SHA-256: 6c814ae5013aef00cfbbab88b48b81ec936685a856f9b7472d928466e27ce533