![]() |
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Wakil Wali Kota Achmad Zaini, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, mantan Wali Kota Palangka Raya Riban Satia, serta unsur pimpinan dan jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta pada Rabu (21/1/2026) pagi sekitar pukul 07.40 WIB, setelah menjalani perawatan intensif. Ia wafat dalam usia 60 tahun.
Sebelum dirujuk ke Jakarta, almarhum sempat menjalani perawatan di RS Betang Pambelum Palangka Raya pada 12 November 2025.
Selanjutnya, pada 17 November 2025, almarhum dirujuk ke Jakarta dan menjalani perawatan di RS Meilia serta RSPON. Almarhum diketahui menderita sakit saraf kejepit.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum. Menurutnya, almarhum merupakan sosok birokrat, aparatur sipil negara (ASN), sekaligus akademisi yang memiliki banyak gagasan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Almarhum merupakan sosok yang banyak melahirkan gagasan dan kajian, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Palangka Raya. Jasa beliau sebagai Wakil Wali Kota periode 2013–2018 tentu sangat besar bagi kemajuan kota ini,” ucapnya.
Fairid juga menyebut almarhum sebagai salah satu putra terbaik Kota Palangka Raya dan Kalimantan Tengah yang telah mencurahkan dedikasi dan pengabdian bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya serta terima kasih atas dedikasi dan jasa almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkapnya.
Berdasarkan biografi singkat yang berhasil dihimpun, almarhum H. Mofit Saptono Subagio lahir di Yogyakarta pada 13 November 1965. Ia merupakan lulusan S1 Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
Kiprah almarhum di dunia pemerintahan dimulai saat mendampingi H.M. Riban Satia sebagai Wakil Wali Kota Palangka Raya pada periode kedua kepemimpinan mereka, yakni 2013–2018.
Setelah itu, almarhum melanjutkan pengabdiannya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah.
Penugasan terakhir almarhum adalah sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, sebelum akhirnya berpulang.
Pewarta : Antonius Sepriyono

