![]() |
Dukungan tersebut disampaikan setelah Komisi I menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Direksi Bank Kalteng pada 18 Juni 2026 di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kalteng.
Baca Juga:
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering mengatakan Bank Kalteng merupakan salah satu aset strategis daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan perekonomian Kalimantan Tengah. Karena itu, perkembangan dan kinerja bank daerah tersebut terus menjadi perhatian DPRD.
Menurut Freddy, hingga saat ini Bank Kalteng menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hal itu terlihat dari peningkatan kualitas pelayanan, perluasan jaringan usaha, serta kondisi kesehatan bank yang dinilai semakin kuat.
Selain itu, Bank Kalteng juga telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan masuk dalam kategori Bank Buku II setelah memiliki modal inti sekitar Rp3,7 triliun.
“Sebagai bank uluh itah, perkembangan Bank Kalteng tentu menjadi perhatian DPRD. Sejauh ini kami melihat Bank Kalteng berada pada jalur yang baik dalam pengembangan usaha dan penguatan kelembagaan,” ujar Freddy.
Dalam RUPS Tahun Buku 2025, Bank Kalteng membukukan laba bersih sebesar Rp368,5 miliar. Para pemegang saham kemudian menyepakati pembagian dividen sebesar 50 persen dari laba tersebut, sedangkan 50 persen sisanya dialokasikan sebagai cadangan untuk memperkuat struktur permodalan bank.
Komisi I DPRD Kalteng menilai kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat dan realistis. Di satu sisi, pembagian dividen dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah, sementara di sisi lain penguatan modal tetap diperlukan untuk mendukung ekspansi usaha dan menjaga daya saing Bank Kalteng ke depan.
DPRD juga menyambut baik langkah Bank Kalteng yang mulai memperluas jaringan bisnis melalui pembukaan kantor cabang di Jakarta. Kehadiran cabang tersebut dinilai sebagai terobosan penting yang dapat membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan eksistensi bank daerah di tingkat nasional.
Menurut Freddy, perluasan jaringan usaha menjadi salah satu strategi yang dapat memperkuat posisi Bank Kalteng di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif. Dengan basis permodalan yang semakin kuat, bank daerah diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih baik sekaligus memperluas kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
Komisi I DPRD Kalteng berharap berbagai capaian yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Bank Kalteng juga diharapkan mampu menjaga pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
Pewarta : Antonius Sepriyono

