Farid Naparin Ajak Provider Internet Tata Kabel Udara, Wajah Palangka Raya Ditarget Lebih Rapi dan Aman

Rizal
0

Palangka Raya, LiputanSBM – Di tengah pesatnya perkembangan layanan internet dan kebutuhan masyarakat akan konektivitas digital, muncul persoalan yang semakin nyata di sejumlah ruas jalan Kota Palangka Raya: semrawutnya kabel-kabel jaringan yang menggantung di udara. Senin, 15/06/2026.


Bagi sebagian warga, keberadaan kabel yang melintang di atas jalan mungkin dianggap hal biasa. Namun di banyak titik, kabel yang dipasang terlalu rendah tidak hanya mengurangi estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan bertinggi tertentu yang melintas di bawahnya


Baca Juga:

Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Palangka Raya, Farid Naparin, mengambil langkah dengan mengundang seluruh penyedia layanan internet atau provider yang beroperasi di Kota Palangka Raya untuk duduk bersama dan membangun komitmen penataan jaringan kabel.


Langkah itu bukan sekadar soal merapikan instalasi kabel, melainkan bagian dari upaya menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman dipandang, dan aman bagi masyarakat.


"Kota yang baik bukan hanya memiliki layanan yang berkembang, tetapi juga ditata dengan memperhatikan keselamatan dan keindahan lingkungan," Ucap Walikota Palangka Raya kepada awak media, dibilangin jalan G. Obos 


Menurut Farid, pertumbuhan layanan internet harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga ruang publik. Ia menilai kabel-kabel yang melintang sembarangan atau terpasang terlalu rendah perlu segera ditata agar tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat.


Beberapa titik yang menjadi perhatian adalah kabel yang melintasi jalan dengan ketinggian yang dinilai kurang memadai. Kondisi itu berpotensi menimbulkan risiko bagi kendaraan besar serta mengganggu kenyamanan pengguna jalan.


Dalam forum tersebut, seluruh provider disebut menyatakan komitmen untuk bersama-sama melakukan penataan jaringan. Komitmen itu mencakup perapihan kabel yang mengganggu pandangan, penyesuaian jalur instalasi, hingga memastikan pemasangan memenuhi standar keamanan.


Farid menegaskan bahwa pemerintah kota menginginkan jaringan kabel udara dipasang pada ketinggian sekitar sembilan meter dari permukaan tanah. Standar tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang cukup bagi lalu lintas kendaraan sekaligus menciptakan tampilan kota yang lebih tertata.


Penataan kabel ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas dalam membangun Palangka Raya sebagai kota yang modern tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan estetika. Sebab, keindahan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh taman, jalan yang mulus, atau bangunan yang megah, tetapi juga oleh detail-detail yang sering luput dari perhatian, termasuk jaringan kabel yang membentang di atas kepala.


Bagi warga, langkah kolaboratif antara pemerintah daerah dan para penyedia layanan internet ini diharapkan menjadi awal perubahan. Jalan-jalan utama yang selama ini dipenuhi kabel semrawut dapat tampil lebih rapi, sementara pengguna jalan dapat beraktivitas dengan rasa aman yang lebih baik.


Di tengah transformasi menuju kota yang semakin terkoneksi secara digital, Palangka Raya tampaknya ingin memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak datang dengan mengorbankan keindahan dan kenyamanan ruang publik. Sebaliknya, keduanya harus berjalan beriringan, menciptakan kota yang bukan hanya cerdas, tetapi juga tertata dan nyaman untuk dihuni.


Pewarta: Andy Ariyanto 


Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});