Siap Diresmikan Jembatan Tumbang Samba Siap Dukung Peningkatan Ekinomi Kalteng - Liputan Sbm

19 June 2020

Siap Diresmikan Jembatan Tumbang Samba Siap Dukung Peningkatan Ekinomi Kalteng

liputansbm.com

Liputan SBM, Palangka Raya - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok dan Desa Samba Danum, di Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Jembatan sepanjang 843,2 meter tersebut menjadi infrastruktur vital bagi kelancaran konektivitas di Lintas Tengah Kalimantan, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalteng. Kamis 18/06/2020.
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran bersama Kepala Dinas PUPR Shalahuddin telah meninjau lokasi pembangunan jembatan tersebut serta memantau akses infrastruktur agar dapat terkoneksi. “Pembangunan Jembatan Tumbang Samba itu oleh Pemerintah Pusat, dilaksanakan Kementrian PUPR sejak tahun 2017 dan sudah rampung tahun ini. Siap diresmikan oleh Bapak Presiden RI dan Bapak Menteri PUPR nantinya. Upaya yang kami juga lakukan di daerah, Pembangunan infrastruktur oleh Pemprov Kalteng juga bersinergi dengan Pemerintah Pusat, seperti Jembatan Layang Kolam (Kotawaringin Barat), perbaikan Jembatan di wilayah Barito, hingga pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai daerah, sehingga dapat terintegritas dengan baik, untuk menunjang dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Gubernur Sugianto.
Sementara itu, Kadis PUPR Shalahuddin mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan Nasional serta Kementrian PUPR untuk rencana peresmian Jembatan Tumbang Samba. Disebutkan dalam rilis oleh pihak Kementrian PUPR bahwa Jembatan Tumbang Samba sudah rampung 100 persen dan siap diresmikan untuk mendukung konektivitas Program Lumbung Pangan Baru di Kalimantan Tengah.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa kehadiran Jembatan Tumbang Samba dan tersambungnya Jalan Lintas Tengah Kalimantan diharapkan agar kegiatan ekonomi di daerah sekitar dapat terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. “Semakin terhubungnya Lintas Tengah Kalimantan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena di sekitarnya terdapat perkebunan seperti sawit, karet dan pertambangan. Jadi akan mempercepat transportasi logistik,” ujar Menteri Basuki.
Selain itu, Jembatan Tumbang Samba akan mendukung peningkatan konektivitas menuju lokasi rencana pengembangan food estate atau daerah yang ditetapkan sebagai lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. Lokasi lumbung pangan baru yang juga merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024 tersebut berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin Ditjen Bina Marga Budi Harimawan Semihardjo pun mengutarakan, “Pembangunan Jembatan Tumbang Samba bertujuan untuk membuka kawasan terisolir di Utara Katingan dan melengkapi struktur jaringan jalan nasional dari Kalimantan Tengah menuju Kalimantan Barat dan sebaliknya. Dengan itu nantinya akan membawa efek positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Utara Katingan”.
Rampungnya jembatan yang melintasi Sungai Katingan ini telah dinanti dan direspon positif oleh masyarakat Kalteng karena akan mempermudah pergerakan masyarakat dari bagian hulu (Utara) Kabupaten Katingan ke Pasar Tumbang Samba hingga ke batas Provinsi Kalimantan Barat.
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengaku bangga dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta Pemerintah Pusat atas terselesainya Jembatan Tumbang Samba dan bisa dilalui warga. Gubernur Sugianto mengutarakan bahwa kehadiran jembatan ini selain dapat membuka keterisolasian daerah, juga menjadi elemen penggerak ekonomi kerakyatan khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pulau Kalimantan, termasuk juga membantu konektifitas dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional di Kalimantan Tengah. (Red)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda