Polisi Berhasil Ungkap Motif Ibu Tega Bunuh Anak Balitanya di Kamar Hotel - Liputan Sbm

13 May 2022

Polisi Berhasil Ungkap Motif Ibu Tega Bunuh Anak Balitanya di Kamar Hotel





Semarang - Polrestabes Semarang berhasil ungkap motif pembunuhan anak balitanya, pelaku takut suaminya karena telah mengambil uang tanpa izin. Hal diungkap Rabu 11/5/2022 oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang Jawa Tengah. Jum'at (13/5/2022). 


Perempuan warga Banyumanik itu ternyata menghadapi masalah keluarga lantaran menggunakan uang puluhan juta tanpa izin suami untuk membayar pinjaman online (pinjol).


Pelaku ini takut gunakan uang tabungan keluarga tanpa izin suaminya. Uang Rp. 38 juta habis untuk bayar pinjol," kata Kapolrestabes Semarang. 


Dia menyebut suami yang mengetahui uangnya habis untuk kepentingan lain akhirnya menegur pelaku. "Pelaku ditegur, jika terulang lagi akan diusir dari rumah," ungkapnya.


Pelaku yang merasa bersalah kemudian meninggalkan rumah bersama anaknya dan menuju Hotel Neo, Jalan Gajahmungkur, Semarang. Dia kemudian menganiaya anaknya yang sedang terlelap tidur dengan dibekap mulut dan hidung, Selasa (10/5/2022). 


"korban yang merupakan anaknya pertama dibekap dengan bantal saat sedang tidur memegang mainan," ujarnya.


Mengetahui anaknya sudah meninggal, pelaku juga mencoba bunuh diri dengan meminum air sabun dan melilit lehernya dengan handuk. Namun aksinya gagal karena diketahui petugas hotel dan dilarikan ke rumah sakit.


Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan, "kami amankan Riska (34) ibu yang tega membunuh anak kandungnya berusia 3.7 tahun di kamar hotel. Tersangka merasa takut karena telah menggunakan uang milik mereka suami istri," kata Kapolrestabes Semarang. Rabu (11/5/2022).


"Dalam pemeriksaan CCTV diketahui tidak ada pihak lain selain korban dan tersangka yang masuk ke kamar ini," katanya.


Peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/5/2022). Petugas hotel yang hendak mengkonfirmasi soal waktu Check Out, justru menemukan Riska dan anaknya dalam kondisi telentang di kamar pukul 16.00 WIB sore kemarin.


"Pintu tidak dibuka sehingga dibuka dengan menggunakan kunci cadangan yang ada di hotel," ujar Irwan.


Irwan menyebut berdasarkan keterangan Riska, suaminya itu sosok yang baik dan tak pernah marah. Oleh karenanya ketika ditegur suaminya, Riska menjadi kalut.


"Tadi dari penjelasan yang bersangkutan karena kalut. Jadi kenapa kalut, 'karena suami saya ini orang baik, suami saya ini sepanjang saya menikah mempunyai dua orang anak (tidak pernah marah)'," kata Irwan menirukan keterangan Riska. #liputansbm


Pewarta : Puji S

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda