LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA – Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menggelar Media Gathering bertema “Menjaga Kepercayaan Investor, Transparansi dan Perlindungan Investor” di Aroma Resto, Palangka Raya, Rabu (17/9).
Acara ini dihadiri Deputi Kepala Wilayah Kalimantan Tengah BEI, Randy Perdana PS; Kepala Unit Pengembangan Pasar PT KPEI, Doni Irawan; Kepala Unit Edukasi Layanan Jasa Investor PT KSEI, Ruth Yendra; serta Kepala Satuan Manajemen Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Indonesia SIPF, Bayu Priguna.
Randy Perdana menekankan, kegiatan ini menjadi bagian dari program sosialisasi dan edukasi untuk memperluas pemahaman masyarakat, khususnya media, mengenai investasi yang aman.
“Sosialisasi ini sejalan dengan upaya regulator pasar modal dalam meningkatkan jumlah investor ritel. Dengan memperluas pemahaman masyarakat, terutama awak media, tentang investasi yang aman, partisipasi publik diharapkan tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Randy.
Menurutnya, media punya peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif.
“Edukasi kepada rekan-rekan media menjadi bagian integral dari strategi komunikasi pasar modal yang inklusif dan transparan,” tambahnya.
Dari sisi KSEI, Ruth Yendra menjelaskan peran lembaganya sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di pasar modal Indonesia.
“KSEI menyediakan layanan kustodian sentral dan penyelesaian transaksi efek secara teratur, wajar, dan efisien. Kami juga mengelola Single Investor Identification (SID) sebagai nomor identitas tunggal bagi investor. Kami memastikan penyampaian informasi yang akurat dan sesuai ketentuan,” imbuhnya.
Sementara itu, Doni Irawan dari KPEI menyoroti fungsi lembaganya sebagai penjamin stabilitas transaksi di bursa.
“KPEI bertugas menyelesaikan setiap transaksi efek yang terjadi di BEI, memastikan hak dan kewajiban antara pembeli dan penjual terpenuhi,” kata Doni.
Ia juga menambahkan, KPEI menjalankan layanan pengelolaan risiko, mulai dari memantau risiko anggota kliring hingga menentukan batas perdagangan untuk mencegah risiko sistemik.
Selain paparan materi tentang fungsi SRO, acara ini juga diwarnai diskusi interaktif yang membedah mekanisme pasar modal dan inisiatif terbaru untuk memperkuat ekosistem investasi di Indonesia.
Pewarta : Antonius Sepriyono
