PENYELESAIAN PERMASALAHAN ANTARA CV CAHAYA BORNEO DAN PT MANDIRI TUNAS FINANCE DICAPAI MELALUI MUSYAWARAH DAN KESEPAKATAN DAMAI

redaksi  liputansbm
0

PALANGKA RAYA, liputansbm.com – Permasalahan yang terjadi antara CV Cahaya Borneo dengan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) akhirnya berhasil diselesaikan secara damai pada 16 Juni 2026 lalu, melalui proses musyawarah dan komunikasi yang konstruktif antara para pihak. (19/06/2026).


​Direktur CV Cahaya Borneo, Leles Imanuel, S.IP., bersama PT Mandiri Tunas Finance yang diwakili oleh Rudi Purwandi selaku Area Recovery, telah mencapai kesepakatan bersama sebagai bentuk penyelesaian menyeluruh atas permasalahan yang sebelumnya terjadi.


​Proses penyelesaian tersebut difasilitasi oleh Dewan Pimpinan Pusat Forum Pemuda Dayak (DPP FORDAYAK) yang diwakili oleh Ziburahman, S.H., yang juga bertindak sebagai Penasihat Hukum dari Leles Imanuel selaku Direktur CV Cahaya Borneo.



Baca Juga:


Dalam kesepakatan yang telah dicapai, PT Mandiri Tunas Finance menyatakan kesediaannya untuk memenuhi penyelesaian yang menjadi tuntutan dari pihak CV Cahaya Borneo sebagaimana hasil musyawarah yang telah disepakati bersama.


​Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, seluruh pihak menyatakan bahwa permasalahan telah selesai secara damai dan tidak akan ada lagi tuntutan lanjutan, baik melalui jalur hukum, pidana, perdata, maupun mekanisme adat terkait pokok permasalahan yang telah diselesaikan.


​Ziburahman, S.H. menyampaikan bahwa penyelesaian ini merupakan bukti bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan dialog, komunikasi yang terbuka, semangat kekeluargaan, serta penghormatan terhadap hak dan kepentingan masing-masing pihak.


​“Kami mengapresiasi itikad baik dari seluruh pihak yang telah memilih jalan musyawarah untuk mencapai penyelesaian yang adil, bermartabat, dan saling menghormati. Kesepakatan ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik selalu menjadi jalan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan maupun sengketa,” ujar Ziburahman.


​Lebih lanjut, para pihak berkomitmen untuk membangun hubungan yang lebih baik ke depan, saling mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat, serta mengedepankan penyelesaian setiap persoalan melalui pendekatan persuasif, dialogis, dan kekeluargaan.


​Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun lembaga keuangan bahwa setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijaksana melalui komunikasi yang baik dan musyawarah mufakat, sehingga tidak menimbulkan dampak yang merugikan bagi pihak mana pun.


​Selain itu, penyelesaian ini juga diharapkan menjadi momentum evaluasi dan pembenahan bagi seluruh pihak, khususnya dalam menjalankan aktivitas usaha secara profesional, transparan, prosedural, serta mengedepankan pelayanan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


​Ziburahman menegaskan bahwa harapan terbesar dari kesepakatan ini adalah agar persoalan serupa tidak pernah terulang kembali, baik terhadap para pihak yang terlibat dalam perkara ini maupun terhadap siapa pun di masa mendatang. Menurutnya, setiap permasalahan harus menjadi pembelajaran untuk memperkuat budaya komunikasi, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak-hak setiap pihak.


​“Kami berharap apa yang telah terjadi menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Ke depan, komunikasi yang baik harus selalu dikedepankan sehingga tidak terjadi lagi tindakan atau kesalahpahaman yang berpotensi merugikan masyarakat, pelaku usaha, maupun lembaga pembiayaan. Penyelesaian melalui musyawarah dan kekeluargaan harus menjadi pilihan utama dalam mencari solusi yang adil dan bermartabat,” tambahnya.


​Atas berakhirnya permasalahan ini secara damai, Ziburahman, S.H. juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan selama proses penyelesaian berlangsung.


​Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kalimantan Tengah yang telah memberikan perhatian luar biasa terhadap persoalan ini serta tetap menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh jajaran aparat keamanan yang telah menjalankan tugas secara profesional sehingga seluruh rangkaian kegiatan, termasuk penyampaian aspirasi yang pernah dilakukan, dapat berlangsung dengan aman, damai, tertib, dan kondusif.


​“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan ini, serta kepada aparat keamanan yang telah menjaga situasi tetap kondusif. Semoga penyelesaian yang dicapai hari ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk terus melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik, mengedepankan dialog, menjunjung tinggi hukum, serta menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutup Ziburahman.


​Dengan tercapainya kesepakatan damai tersebut, para pihak berharap seluruh persoalan yang terjadi dapat ditutup dengan baik dan menjadi landasan untuk membangun hubungan yang lebih harmonis, produktif, saling menghormati, serta menciptakan iklim usaha dan kehidupan sosial yang lebih sehat di masa yang akan datang.


Oleh: Daerobi
Editorial: Redaksi Liputansbm.com

(Arsip Redaksi: Palangka Raya, 16 Juni 2026 - ZIBURAHMAN, S.H., Ketua Harian DPP FORDAYAK / Penasihat Hukum CV Cahaya Borneo).


Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});