Palangka Raya Masuk 10 Besar Nasional Capaian Pembebasan PBG Perumahan MBR

Antonius Sepriyono
0
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini.

PALANGKA RAYA, LIPUTANSBM - Kota Palangka Raya kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Palangka Raya masuk dalam 10 besar daerah dengan capaian pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), khususnya untuk perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mendukung program perumahan nasional sekaligus mempercepat layanan perizinan hunian bagi masyarakat.

“Capaian ini sejalan dengan komitmen pemerintah kota dalam mendukung program perumahan nasional, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Zaini, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, untuk kategori kabupaten/kota dengan delineasi perkotaan, Palangka Raya menempati peringkat kedelapan nasional dengan total 1.715 unit PBG untuk fungsi hunian MBR. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa proses perizinan perumahan di Palangka Raya berjalan cukup baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Artinya, layanan perizinan perumahan kita berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan warga,” ujarnya.

Selain capaian tersebut, Zaini juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya akan menerima alokasi peningkatan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH) yang bersumber dari APBN tahun 2026. Palangka Raya memperoleh alokasi sebanyak 600 unit RTLH yang akan ditingkatkan menjadi RLH.

Program tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian PKP bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Dukungan pemerintah pusat tahun ini jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini sangat menggembirakan, karena sebelumnya Palangka Raya hanya menerima sekitar 240 hingga 250 unit RLH,” sebutnya.

Lebih lanjut, Zaini menyampaikan bahwa program tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat saat ini lebih difokuskan pada renovasi dan perbaikan hunian, guna meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Pewarta : Andy Ariyanto 

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top