Siswa SMPIT Al-Qonita, Taufiqurrahman Sabet Winner Putra Kategori C Top Model Kalteng 2026

Rizal
0
Palangka Raya, LiputanSBM — Panggung Top Model Kalteng 2026 menjadi saksi bisu lahirnya talenta muda berbakat pada sabtu (23/05). Di bawah lampu sorot Gedung Olah Seni Disparbudpora Kota Palangka Raya, Taufiqurrahman, siswa kelas VII SMPIT Al-Qonita, berhasil mengukuhkan posisinya sebagai Winner Putra Kategori C (Usia 13-17 tahun). Minggu, 24/05/2026.


​Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari perpaduan unik antara darah seni dan kedisiplinan baja yang mengalir dalam nadinya.


Baca Juga:

Bakat panggung Taufiq nyatanya tidak tumbuh begitu saja. Aura bintang dan keluwesannya dalam membawakan busana Benang Bintik bermotif Batang Garing merupakan warisan genetis dari sang ibu, Hj. Wahidah. Beliau dikenal luas sebagai sosok di balik Sanggar Kambang Barenteng Al-Firdaus, sebuah wadah pelestarian seni yang telah lama eksis di Kalimantan Tengah. Dari didikan sang ibu dan atmosfer sanggar itulah, Taufiq menyerap nilai-nilai estetika dan kelembutan gerak yang memukau juri.


​Namun, penampilan Taufiq malam itu tidak hanya soal estetika. Ada ketegasan dalam setiap langkah kaki dan sorot mata yang tajam—karakter yang ia warisi dari sang ayah, H. Sairullah. Sebagai salah satu tokoh sentral atau pentolan di organisasi Tameng Adat Borneo di Kalteng, H. Sairullah menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketangguhan, dan mental petarung kepada putranya yang akrab disapa Upik tersebut.

​Saat nama Taufiq diumumkan sebagai Winner setelah menyisihkan empat finalis lainnya, suasana haru tak terbendung.


​"Sebagai ayah, saya bangga dengan keberaniannya malam ini. Juara adalah bonus, tapi yang utama adalah bagaimana dia belajar berproses dengan disiplin. Saya harap ini jadi pemacu semangat untuk terus belajar, tetap rendah hati, dan selalu berani melangkah sebagai lelaki Borneo yang tangguh," tegasnya.


​Di sisi lain, Hj. Wahidah tak mampu menyembunyikan sisi lembutnya sebagai seorang ibu seniman. Sambil memeluk erat putranya, ia memanjatkan doa.


​"Alhamdulillah, air mata ini adalah rasa syukur. Semoga langkah Taufiq selalu diberkahi Allah. Jadilah anak yang saleh, berbakti, dan terus membawa dampak positif melalui seni dan budaya kita," tutur pendiri Sanggar Kambang Barenteng tersebut dengan suara bergetar.


Pewarta: Rizal

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top