SPPG Jekan Raya Palangka 2 Intensifkan Pengukuran LILA

Antonius Sepriyono
0
PALANGKA RAYA, LIPUTAN SBM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kota Palangka Raya wilayah Jekan Raya Palangka 2, atau SPPG Garuda, memberikan dampak signifikan terhadap partisipasi dan kualitas kesehatan masyarakat di lingkup Posyandu Sakan Sehat.


Sekretaris Posyandu Sakan Sehat, Rini Irawati, mengungkapkan bahwa program ini menjadi stimulus penting bagi balita dan ibu hamil di lingkungannya. Kehadiran asupan gizi yang rutin membuat jumlah kunjungan warga ke posyandu meningkat.


Baca Juga:

“Dengan adanya program MBG ini, alhamdulillah sangat bermanfaat bagi balita dan ibu hamil di lingkungan kami. Jika sebelumnya jumlah balita yang hadir berkisar 20 orang, kini meningkat menjadi lebih dari 30 balita setiap kegiatan,” ujar Rini saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan posyandu yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan kini semakin diperkuat dengan pengukuran parameter gizi yang ketat, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA).


Rini menambahkan, dampak nyata mulai terlihat pada perbaikan status gizi anak-anak di wilayahnya. Balita yang sebelumnya memiliki berat badan kurang kini mulai menunjukkan tren peningkatan yang positif.


“Alhamdulillah, sekarang ada peningkatan berat badan. Selain itu, balita juga mulai terbiasa sarapan pagi berkat program ini,” jelas Rini.


Meskipun menu yang disediakan SPPG Garuda dinilai sudah sehat dan bergizi, pihak posyandu memberikan masukan agar variasi menu terus ditingkatkan, termasuk penambahan jenis makanan kering untuk menghindari kebosanan pada anak-anak.


“Terima kasih untuk SPPG Palangka 02 yang selalu menyediakan menu sehat dan bergizi. Harapannya, ke depan bisa ditambah variasi menu, termasuk makanan kering agar anak-anak tidak bosan,” imbuhnya.


Sementara itu, Kepala SPPG Jekan Raya Palangka 2, David Marpaung, menegaskan bahwa penerapan pengukuran LILA pada kelompok sasaran merupakan instruksi langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN). 


"Hal ini dilakukan untuk memastikan status gizi masyarakat, terutama ibu hamil dan balita, terpantau secara akurat dan berkelanjutan," pungkasnya.


Pewarta : Antonius Sepriyono.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top