Acara yang berlangsung khidmat tersebut diselenggarakan di Ballroom Hotel Bahalap, Kota Palangka Raya, pada Sabtu (6/6/2026).
Baca Juga:
Medali kehormatan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, didampingi Ketua Umum DPN Gerdayak Indonesia, Drs. Yansen A. Binti, MBA.
Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas
dedikasi dan kontribusi nyata Brigjen Pol. Andreas Wayan dalam pembangunan
daerah. Selain itu, jenderal bintang satu ini dinilai sukses menerapkan
pendekatan hukum yang humanis, serta konsisten mendukung pelestarian nilai
luhur budaya dan menjaga persatuan masyarakat adat Dayak di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Andreas Wayan Wicaksana
menyampaikan rasa terima kasih dan menilai penghargaan ini sebagai sebuah
amanah besar untuk terus bersinergi dengan masyarakat.
"Penghargaan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami berharap di usia yang ke-16 ini, Gerdayak terus menjadi motor penggerak bagi pemuda Dayak untuk berkontribusi positif dalam kemajuan daerah," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader Gerdayak dan elemen pemuda
untuk aktif menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas),
khususnya di wilayah Bumi Tambun Bungai.
"Sinergitas antara aparat, pemerintah, dan ormas kepemudaan adalah kunci utama dalam merawat kedempaian dan menangkal radikalisme," tambah Andreas.
Acara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Kalteng, tokoh adat, dan tokoh agama ini juga diisi dengan pertunjukan kesenian daerah serta prosesi sakral pemotongan Panginan Sukup Simpan sebagai simbol rasa syukur. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, serta berjalan dengan aman dan tertib.
Pewarta: Rizal
.jpeg)
