DPRD Kalteng Nilai Proyek Kereta Api Solusi Hilirisasi dan Tekan Kerusakan Jalan

Antonius Sepriyono
0
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Bambang Irawan. 
PALANGKA RAYA, LIPUTANSBM – Wacana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang diharapkan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Bambang Irawan. 


Menurutnya, keberadaan kereta api dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung hilirisasi sumber daya alam sekaligus mengurangi beban infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kendala.


Baca Juga:

Bambang menjelaskan, gagasan pembangunan kereta api sebenarnya sudah pernah muncul pada masa kepemimpinan Gubernur Kalteng periode 2005-2015, Teras Narang. 


Namun, konsep yang dikembangkan saat itu lebih difokuskan untuk mendukung distribusi sumber daya alam dari wilayah hulu menuju kawasan hilirisasi, bukan sebagai sarana transportasi penumpang.


"Sejak dulu memang konsepnya lebih kepada angkutan logistik dan sumber daya alam dari hulu ke hilir. Secara ekonomi ini sangat baik dan memang menjadi kebutuhan daerah," ujarnya.


Ia menilai, salah satu hambatan utama dalam pengembangan hilirisasi di Kalimantan Tengah adalah keterbatasan infrastruktur transportasi. Selama ini, aktivitas pengangkutan hasil tambang, perkebunan, maupun komoditas lainnya masih banyak mengandalkan jalan umum yang sebenarnya tidak dirancang untuk menampung kendaraan dengan muatan berat.


Akibatnya, kerusakan jalan kerap terjadi di berbagai wilayah, baik di kawasan timur maupun barat Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut juga sering memicu konflik antara masyarakat sebagai pengguna jalan dengan pihak perusahaan yang melakukan aktivitas angkutan logistik.


"Jalan yang digunakan selama ini banyak merupakan jalan negara yang seharusnya tidak dilalui aktivitas pengangkutan berat. Dampaknya kita sering melihat kerusakan jalan dan muncul gesekan antara masyarakat dengan perusahaan," katanya.


Karena itu, Bambang menilai pembangunan jalur kereta api dapat menjadi alternatif yang efektif untuk mengurangi tekanan terhadap infrastruktur jalan sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik.


Meski mendukung penuh rencana tersebut, ia mengingatkan agar pemerintah melakukan kajian yang matang terkait pembiayaan proyek. 


Menurutnya, pembangunan kereta api jangan sampai menimbulkan beban utang yang pada akhirnya harus ditanggung negara maupun masyarakat.


"Kalau ini menjadi Proyek Strategis Nasional tentu harus kita dukung dan kawal bersama. Namun yang terpenting, jangan sampai proyek ini justru menjadi beban negara dan rakyat karena persoalan pembiayaan atau utang yang terlalu besar," tegasnya.


Lebih lanjut, Bambang optimistis keberadaan jalur kereta api akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. 


Selain memperlancar proses hilirisasi sumber daya alam, proyek tersebut juga diyakini dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan yang dilalui jalur kereta api.


"Pada akhirnya tujuan utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah," pungkasnya. 


Pewarta : Antonius Sepriyono 

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
block1/Nasional News
To Top
// Memaksa semua gambar di postingan menggunakan loading='lazy' document.querySelectorAll('.post-body img').forEach(img => { img.setAttribute('loading', 'lazy'); // Mengubah resolusi gambar Blogger ke format WebP otomatis let src = img.getAttribute('src'); if (src.includes('s1600') || src.includes('s640')) { img.setAttribute('src', src.replace(/\/s(1600|640)\//, '/s1200-rw/')); } }); let timeout = null; window.addEventListener('scroll', () => { clearTimeout(timeout); timeout = setTimeout(() => { // Jalankan tracker hanya setelah user berhenti scroll selama 200ms trackUserInterest(); }, 200); }, {passive: true});