![]() |
| Foto: kiri H. Sairullah Ketua DPW TAB Kalteng dan Kanan Rezky Akbar salahsatu pendukung Revalina |
Palangka Raya, LiputanSBM – Gelombang dukungan untuk Revalina, representasi talenta muda Kalimantan Tengah di ajang pencarian bakat nasional Dangdut Academy (DA) 8, kian masif bergulir. Langkah krusial Revalina yang masuk dalam persaingan ketat di Grup 3 fase Final Audition ini direspon cepat oleh lintas organisasi dan komunitas di Bumi Tambun Bungai melalui pergerakan dukungan kolektif.
Dukungan nyata tersebut diwujudkan melalui agenda Nonton Bareng (Nobar) yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tameng Adat Borneo (TAB) Kalimantan Tengah bersama sejumlah elemen seniman daerah pada Kamis, 2 Juli 2026. Ketegangan kompetisi Grup 3 yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi Indosiar mulai pukul 19.00 WIB tersebut disaksikan bersama secara terpusat di Sekretariat Persatuan Musisi Penyanyi Pecinta Dangdut (PMPPD), Jalan Riau, Palangka Raya.
Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TAB Kalteng, H. Sairullah, berbicara langsung di hadapan seluruh pasang mata yang hadir. Ia menegaskan bahwa kehadiran Revalina di panggung nasional bukan sekadar pencapaian individu, melainkan representasi marwah kesenian dan kebanggaan daerah yang patut dikawal bersama oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga adat.
"Kami di Tameng Adat Borneo (TAB) Kalteng berdiri sepenuhnya di belakang Revalina. Malam ini adalah pembuktian soliditas kita bersama untuk mengawal perjuangannya di Grup 3. Kita ingin Revalina tahu bahwa dia tidak berjuang sendirian di Jakarta; ada doa dan dukungan besar dari tanah kelahirannya," ujar H. Sairullah di tengah gemuruh acara nobar.
Lebih lanjut, ia juga memotivasi seluruh pendukung dan masyarakat Kalteng untuk terus mengawal langkah sang talenta.
"Kami mengirimkan doa terbaik dan dukungan moral terkuat agar Revalina mampu tampil tanpa beban, mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya, lolos, dan melenggang mulus menembus babak selanjutnya," tegasnya secara optimis.
smentara itu Rezky Akbar yang juga merupakan salah satu pendukung yang tergabung dalam Revalian mengharapkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat hingga dari pihak pemerintah.
"Mari bersama-sama kita berikan dukungan penuh dan doa terbaik untuk Revalina yang kini tengah berjuang di ajang Dangdut Academy 8 Indosiar. Dukungan dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah serta sinergi dari pemerintah tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi akan menjadi energi utama bagi Revalian untuk mengharumkan nama daerah di panggung nasional!" Ujar pemuda yang akrab di panggil Akbar.
Atmosfer di Sekretariat PMPPD sejak dimulainya siaran pukul 19.00 WIB tidak hanya riuh oleh ketegangan kompetisi di layar kaca, melainkan menjelma menjadi panggung apresiasi budaya berkat hadirnya kolaborasi strategis antar-elemen masyarakat, antara lain:
- DPW TAB Borneo Kalteng sebagai motor penggerak dukungan dari lini organisasi adat dan kemasyarakatan.
- Grup Musik Panting Al Firdaus yang menginfusi nuansa lokalitas lewat petikan instrumen tradisional yang dinamis.
- PMPPD (Persatuan Musisi Penyanyi Pecinta Dangdut) selaku wadah primer para pegiat genre dangdut di Palangka Raya yang bertindak sebagai tuan rumah.
- Revalian, basis massa pendukung setia yang mengorkestrasi sorakan dan yel-yel penyemangat di sepanjang acara.
Kolaborasi ini mempertegas sinyal bahwa elemen adat, industri kreatif, dan ekosistem musik di Kalimantan Tengah bersinergi kuat demi menyokong talenta lokal untuk berbicara banyak di kancah nasional. Seluruh pihak yang hadir menaruh harapan besar agar energi positif dari Palangka Raya ini mampu menjadi dorongan moral bagi Revalina untuk terus melaju hingga ke takhta juara DA 8.
Pewarta: Rizal


