![]() |
| Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yohannes Freddy Ering. |
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yohannes Freddy Ering, menilai penempatan pejabat pada posisi strategis harus diikuti dengan peningkatan kinerja, khususnya dalam pengelolaan pendapatan dan keuangan daerah yang menjadi fondasi pelaksanaan berbagai program pembangunan.
Baca Juga:
Menurut Freddy, penguatan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan pemerintah daerah membiayai pembangunan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal.
Ia mengapresiasi penunjukan Sutoyo sebagai Kepala Bapenda Kalteng dan dr. Sayuti Syamsul sebagai Kepala BKAD Kalteng. Keduanya dinilai memiliki pengalaman, kompetensi, dan rekam jejak yang memadai untuk mengemban tanggung jawab pada sektor yang strategis.
"Penempatan Sutoyo di Bapenda dan dr. Sayuti Syamsul di BKAD sangat tepat. Keduanya merupakan pejabat senior yang memiliki pengalaman panjang serta kredibilitas yang tidak diragukan," ujar Freddy, Senin (29/6/2026).
Freddy menegaskan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel tidak boleh berhenti pada pencapaian target administratif. Menurutnya, hasil pengelolaan keuangan daerah harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai pelayanan publik lainnya di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Selain itu, ia mendorong Bapenda, BKAD, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memperkuat sinergi agar setiap program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
"Dengan pengalaman yang dimiliki para pejabat tersebut, kami berharap tata kelola keuangan daerah semakin baik, transparan, akuntabel, serta mampu memperkuat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.
Pewarta : Antonius Sepriyono

