![]() |
Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni ataupun mengenang perjalanan sejarah daerah. Momentum tersebut, menurutnya, harus dimaknai sebagai ajang memperkuat kebersamaan yang berlandaskan falsafah Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memperkokoh semangat melanjutkan pembangunan.
Baca Juga:
"Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kunci dalam menyukseskan pembangunan, yang bermuara pada satu cita-cita mulia, yaitu mewujudkan masyarakat Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang makin maju, sejahtera, dan berkeadilan," ujar Agustiar.
Ia menilai, di usianya yang ke-76, Kabupaten Barito Utara telah menunjukkan perkembangan yang positif di berbagai sektor. Menurutnya, daerah tersebut memiliki potensi besar, mulai dari sumber daya alam, pertanian, perkebunan, hingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang didukung kekayaan seni budaya Dayak.
Apabila seluruh potensi tersebut dikelola secara optimal dan berkelanjutan, lanjutnya, Barito Utara diyakini akan mampu tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Karena itu, Gubernur mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus menghadirkan inovasi dalam pembangunan daerah dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan budaya lokal.
"Saya berharap Pemerintah Kabupaten Barito Utara lebih kreatif dan inovatif, menggali serta mengelola potensi daerah secara tepat untuk kemajuan daerah, dengan tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal serta mampu mengubah tantangan menjadi peluang," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Agustiar juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan kabupaten dan kota melalui peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Ia menekankan, keberhasilan implementasi program tersebut maupun program pembangunan lainnya memerlukan sinergi seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara tepat sasaran.
Usai memimpin upacara, Gubernur meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Bupati Barito Utara. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara.
Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan, seperti beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam dengan harga yang lebih terjangkau.
GPM juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus hadir melayani masyarakat di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai, yang meliputi satu kota dan 13 kabupaten.
Pewarta : Antonius Sepriyono

