![]() |
| Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto. |
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kalimantan Tengah.
Baca Juga:
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mengatakan Satgas BGN di Kalteng sebenarnya telah terbentuk. Namun, hingga saat ini tim tersebut belum memiliki kantor yang dapat difungsikan sebagai pusat koordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghambat efektivitas koordinasi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.
"Satgasnya sudah ada, tetapi kantornya belum ada. Kami meminta pemerintah daerah segera menyediakan kantor sementara agar koordinasi bisa berjalan lebih baik," ujar Sugiyarto, (6/7/2026).
Ia menjelaskan, ketiadaan kantor membuat berbagai agenda koordinasi lintas lembaga menjadi kurang optimal.
Bahkan, komunikasi dengan DPRD maupun organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pelaksanaan program tersebut dinilai masih mengalami kendala karena belum adanya lokasi kerja yang jelas bagi Satgas BGN.
"Kalau kami ingin berkoordinasi atau melakukan kunjungan, mereka juga belum punya tempat yang jelas. Bagaimana mau melakukan koordinasi kalau kantornya saja belum ada," tegasnya.
Sugiyarto berharap Pemprov Kalteng dapat segera mengambil langkah konkret dengan menyiapkan fasilitas sementara yang dapat digunakan Satgas BGN sembari menunggu ketersediaan kantor permanen. Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana merupakan faktor penting agar pelaksanaan tugas Satgas dapat berjalan secara maksimal.
Ia menambahkan, keberadaan kantor tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga akan mempermudah koordinasi lintas instansi dalam menyusun langkah-langkah strategis, menyelesaikan berbagai kendala di lapangan, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kalimantan Tengah.
Pewarta : Antonius Sepriyono

