![]() |
Upacara dipimpin Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Yosi Muhamartha yang mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Baca Juga:
Dalam amanatnya, Wakapolda menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi atas delapan dekade pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", menurutnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Keamanan yang kondusif, katanya, merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, masuknya investasi, serta terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera.
Karena itu, Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
"Keberhasilan pembangunan hanya dapat terwujud apabila stabilitas keamanan tetap terjaga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, responsif, dan humanis," ujar Yosi.
Ia mengungkapkan, sepanjang satu tahun terakhir situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalimantan Tengah secara umum tetap kondusif.
Berbagai operasi kepolisian juga berjalan dengan baik sehingga mampu mendukung kelancaran agenda pemerintahan, pembangunan, aktivitas ekonomi, hingga kehidupan sosial masyarakat.
Sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polda Kalteng terus mengoptimalkan fungsi Samapta melalui patroli preventif, pengamanan berbagai kegiatan masyarakat, serta respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Di sisi lain, layanan darurat Polri 110 juga terus diperkuat agar setiap laporan masyarakat dapat diterima dan ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional.
"Layanan yang cepat merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat," tuturnya.
Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Polda Kalteng juga mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Selain itu, menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kepolisian terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan melalui patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, deteksi dini, kesiapsiagaan personel, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi.
Menurutnya, seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara kolaboratif bersama TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat karena menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Menutup amanatnya, Wakapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra Polri yang selama ini telah bersinergi dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.
"Berbagai capaian yang diraih selama ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh elemen masyarakat Kalimantan Tengah. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra Polri yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah," pungkasnya.
Pewarta : Antonius Sepriyono

