Rumah Tak Layak Huni di Lampuyang, Abdul Hafid Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Admin 2
0
Anggota DPRD Kalteng, Abdul Hafid saat meninjau rumah warga. (ist)
SAMPIT, LIPUTANSBM — Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Hafid, meninjau langsung kondisi rumah milik M Zaini, warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Rumah tersebut dinilai sangat tidak layak huni karena hanya beratapkan daun nipah yang dilapisi terpal robek.

Abdul Hafid mengatakan, kondisi memprihatinkan itu pertama kali ia ketahui melalui unggahan di media sosial.

Informasi tersebut mendorongnya untuk segera turun langsung ke lokasi pada Sabtu (24/1/2026), bertepatan dengan kunjungannya ke Kota Sampit.

“Kebetulan saya sedang berada di Sampit, jadi saya langsung meninjau ke sana,” ujar Abdul Hafid saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Minggu (25/1/2026).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkapkan, selain kondisi bangunan yang rusak parah, rumah M Zaini juga berada di wilayah yang rawan banjir.

Ancaman genangan air kerap terjadi ketika Sungai Mentaya meluap, sehingga semakin membahayakan keselamatan penghuni.

“Dengan kondisi seperti ini, pemerintah harus hadir dan turun tangan. Ini menyangkut hak dasar masyarakat untuk bisa tinggal di rumah yang layak dan aman,” kata Abdul Hafid.

Ia menegaskan akan memperjuangkan agar bantuan perumahan bagi warga tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2026. Menurutnya, negara tidak boleh abai terhadap warga yang hidup dalam kondisi rentan dan jauh dari kata layak.

“Kita upayakan tahun ini agar bisa dibantu oleh negara,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Abdul Hafid telah meminta kelengkapan administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dari warga yang bersangkutan.

Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kalteng, Tantolo Rawung, untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kami sudah menghubungi pihak Disperkim Kalteng dan datanya sudah dicatat. Harapannya, ini bisa segera mendapat perhatian serius,”
pungkasnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Out
Ok, Go it!
To Top