![]() |
| Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng, Pipit Setyorini. (ist) |
LIPUTANSBM, PALANGKA RAYA - Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Pipit Setyorini, menegaskan pentingnya percepatan inklusi keuangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Langkah ini dinilai krusial agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Di era digital, transformasi teknologi telah membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengakses layanan keuangan dengan lebih mudah, cepat, dan aman.
Perubahan ini turut menggeser cara masyarakat bertransaksi serta mengelola keuangan, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke pelosok daerah.
Menurut Pipit, inklusi keuangan merupakan kunci utama agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi juga dapat dirasakan secara menyeluruh di Kalimantan Tengah.
"Tanpa akses yang merata terhadap layanan keuangan, potensi ekonomi daerah sulit untuk terbangun secara optimal dan kesenjangan antarwilayah akan terus melebar," katanya, Sabtu (10/1/2026).
Penguatan layanan keuangan digital, lanjut Pipit, diarahkan pada sejumlah aspek penting. Salah satunya adalah kemudahan transaksi bagi masyarakat.
Sistem keuangan yang efisien dinilai mampu memperlancar aktivitas ekonomi sehari-hari sekaligus menekan biaya transaksi yang selama ini menjadi beban.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perluasan akses perbankan. UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah membutuhkan layanan keuangan yang mudah dijangkau agar mampu berkembang dan berdaya saing.
Sementara itu, perluasan jaringan perbankan diharapkan dapat menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini masih terbatas aksesnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Pipit berharap aktivitas ekonomi masyarakat Kalimantan Tengah dapat tumbuh secara lebih inklusif dan berkelanjutan, seiring dengan kemajuan teknologi digital.
"Saya berharap bahwa kemajuan layanan keuangan digital dapat menjadi dasar untuk membangun ekonomi daerah yang lebih kuat dan sejahtera," pungkasnya.
Pewarta : Antonius Sepriyono



