![]() |
Dalam kesempatan tersebut, Edy menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam mendorong pembangunan daerah di tengah dinamika zaman.
Dalam sambutannya Edy menyampaikan harapannya agar amanah yang diemban pengurus HWK dapat dijalankan secara bertanggung jawab dan memberi dampak nyata bagi kemajuan perempuan di Kalimantan Tengah.
“Di era transformasi digital dan tantangan global seperti saat ini, peran perempuan tidak lagi sekadar sebagai pendukung, melainkan telah menjadi aktor utama dalam pembangunan daerah,” ujar Edy.
Mantan Bupati Pulang Pisau itu juga berpesan kepada jajaran pengurus HWK masa bakti 2026–2031 agar mampu membangun sinergi dengan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Menurut Edy, HWK diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Jadilah wadah bagi perempuan Kalimantan Tengah untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan, sehingga mampu bersaing secara sehat di berbagai sektor profesi,” katanya.
Lebih lanjut, Edy menekankan pentingnya menumbuhkan empati dan kepedulian sosial dalam setiap gerak organisasi, sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal Kalimantan Tengah yang tertuang dalam falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan yang memiliki visi membangun daerah.
“Pemprov Kalimantan Tengah selalu membuka pintu kerja sama. Mari kita bergotong royong mewujudkan Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan sejahtera,” ujar Edy.
Pewarta : Antonius Sepriyono



