Diah Aryanti Wartawan Cantik Lintasberita1 Yang Enerjik | Media SBM - Liputan Sbm

18 September 2018

Diah Aryanti Wartawan Cantik Lintasberita1 Yang Enerjik | Media SBM



Palangka Raya - Menjadi seorang jurnalis perempuan sebuah kebanggan dan tantangan bagi segelintir orang, tantangan yang dihadapi kaum hawa ini sedikit banyak pasti berbeda dari pria, terutama perlakuan sosial.

Dalam penulisan berita tentunya tetap sama, dari menentukan topik, mengumpulkan bahan, menyusunnya menjadi kesatuan, sampai bisa dinikmati para pembaca ditemani secangkir kopi hangat dan camilan ala kadarnya. Yang dimana semua mengacu pada kerangka 5W+1H, disempurnakan dengan KBBI serta dilindungi kode etik jurnalis.

Saat media SBM menyambangi seorang wartawan wanita dikediamannya, untuk berbagi cerita tentang pengalaman selama ini, dengan senang hati dia memberikan informasi dan menyambut baik kedatangan kami.

Diah aryanti Wartawan dibawah naungan kantor berita Online www.Lintasberita1.com sejak maret 2018 dengan Pimpinan Redaksi Misran Haris SH, menceritakan tentang bagaimana banyaknya suka duka yang dialami dan pengalaman menarik selama menjadi seorang jurnalis, berikut penuturannya.

"Menjadi wartawan pada awalnya saya sangat kesulitan untuk menyusun berita serta menentukan tema atau topik. Terlepas dari semua itu masih tetap menyenangkan, disini saya mampu mengembangkan wawasan dan pastinya bisa bertemu orang-orang penting," tutur gadis yang memiliki paras fotogenik lulusan SMK (Multimedia) Pangkalan Bun ini dengan semangat. (18/9/18)

Dituntut kesabaran extra untuk mendapatkan sebuah berita, penolakan demi penolakan sering dihadapi dilapangan,"perlakuan yang tidak mengenakkan sering diterima, dari narasumber yang susah ditemui sampai dengan menolak diwawancara. Apalagi jadi wartawan perempuan kadang suka di godain, tetapi bagusnya tidak sampai dilecehkan," ucapnya sambil bercanda.

Gadis manis kelahiran kumai 19 tahun lalu ini mengatakan, pernah juga mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari senior sesama jurnalist, sampai dengan perlakuan pejabat yang tidak sopan, namun hal itu tidak mematahkan semangatnya.

Pada kesempatan akhir ceritanya Diah memberikan pesan kepada kaum muda lain,"kejarlah cita-citamu jangan pernah takut untuk bermimpi, karena masa mudamu adalah masa emasmu," pungkas pemilik cita cita menjadi Pilot ini, dalam obrolan singkat.

Sedikit cerita dibalik wartawan yang tidak banyak diketahui publik, kebanggan terbesar apabila berita dengan susah payah disusun, dapat dikonsumsi oleh masyarakat luas dan menjadi buah bibir.



Penulis : Daerobi Iskandar

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda