Liputan Sbm : DAD Kalteng
Showing posts with label DAD Kalteng. Show all posts
Showing posts with label DAD Kalteng. Show all posts

22 August 2024

Dewan Adat Dayak Kalteng Gelar Ramah Tamah Peringati HUT ke-17



LIPUTANSBM.COM, Palangka Raya – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah menggelar acara ramah tamah dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-17, Kamis (22/08) di Betang Hapakat, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya. 

Acara ini dihadiri oleh Ketua Harian DAD Kalteng Andrie Elia Embang, Sekretaris DAD Yulindra Dedy, serta seluruh pengurus dan anggota DAD, bersama dengan organisasi masyarakat (ormas) Dayak se-Kalimantan Tengah.

DAD Kalimantan Tengah yang didirikan pada 16 Agustus 2007 ini bertujuan untuk mendorong, menunjang, serta memberdayakan masyarakat adat Dayak, sekaligus melestarikan dan menjaga adat istiadat Dayak di Kalimantan Tengah.

Ketua Harian DAD Kalteng, Andrie Elia Embang, dalam sambutannya yang mewakili Ketua DAD Agustiar Sabran, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi DAD sehingga organisasi ini dapat bertahan dan terus berkembang hingga saat ini.

"Ini adalah momentum bagi kita semua untuk merenungkan, mengembangkan, melestarikan, dan menjaga adat istiadat Kalimantan Tengah agar semakin berkembang dan maju ke depannya," ujar Andrie Elia.

Lebih lanjut, Andrie Elia juga menekankan pentingnya menjaga kedamaian dan kerukunan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kalimantan Tengah. 

Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota DAD untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan selama masa Pilkada yang akan berlangsung pada bulan November mendatang.

"Kita harus mampu menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas selama masa Pilkada 2024 nanti, sehingga Kalimantan Tengah tetap damai dan aman tentram," tegasnya.

Dalam penutup sambutannya, Andrie Elia mengajak seluruh masyarakat adat Dayak untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan kerukunan di Bumi Tambun Bungai.

"Mari kita bersama-sama selalu menjaga kedamaian, ketentraman, dan kerukunan di Bumi Tambun Bungai, sehingga Kalimantan Tengah semakin berkah," pungkasnya.

Pewarta: Andy Ariyanto 

30 September 2022

DAD Kalteng Bersama FKUB dan FPK Sinergi Perkuat Kerukunan Huma Betang




PALANGKA RAYA - Kerukunan dan persatuan di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Kalimantan Tengah (Kalteng), merupakan harga mati yang harus dipatuhi oleh setiap masyarakat. Hal itu menjadi kesepakatan bersama yang harus diperkuat, saat silaturahmi Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalteng, dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalteng, Jumat (30/9/2022).

Silaturahmi yang diinisiasi oleh Ketua Umum DAD Kalteng H Agustiar Sabran, Ketua FKUB Kalteng Bulkani, dan Ketua FPK Kalteng Wahyudie F Dirun tersebut, juga dalam rangka menjalin kolaborasi dalam menjawab berbagai persoalan, baik keamanan dan ketertiban masyarakat, kerukunan umat beragama, dan perkokoh persatuan serta kesatuan. Salah satu yang juga dibahas adalah mempersiapkan kegiatan bersama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di Bumi Pancasila pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 mendatang.

"Silaturahmi pengurus DAD Kalteng bersama pengurus FKUB dan FPK ini dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi menjaga kerukunan dan persatuan di 'Huma Betang', Tanah Berkah, Kalimantan Tengah. Ini penting, karena dengan sinergi dan kolaborasi kita dapat bersama-sama menjaga kesatuan dan persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Ketua Umum DAD Kalteng H Agustiar Sabran.

Dikatakan Agustiar bahwa, kegiatan bersama dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 mendatang, bertujuan memperkuat kerukunan dan persatuan di "Huma Betang" atau rumah besar Suku Dayak, yang dihuni beberapa keluarga dengan hidup rukun dan penuh kedamaian serta selalu bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah. Falsafah Huma Betang harus melekat dalam diri setiap masyarakat Kalteng.

"Kita sepakat akan melaksanakan kegiatan bersama dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. Tujuannya untuk bersama-sama memperkuat persatuan dan kesatuan serta kerukunan yang sudah terjalin dengan baik. Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang menjaga persatuan dan kesatuan serta merawatnya," ucapnya.

Agustiar juga mengajak agar seluruh lembaga, khususnya organisasi yang ada di Kalteng dapat selalu bersinergi dan bersilaturahmi untuk membangun Kalteng yang lebih baik. 

"Kita juga sepakat, bahwa DAD membawa peran penting dengan jargon DAD dari Kalteng untuk Indonesia dan FPK ini dari Sabang sampai Marauke untuk Kalteng. Artinya, kita selalu sinergi untuk membangun Kalteng Makin Berkah untuk Indonesia maju," pungkasnya. (Red Liputan SBM)

18 August 2022

Meriahkan HUT ke-77 RI, DAD Kalteng laksanakan lomba panjat pinang dan tarik tambang




PALANGKA RAYA - Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 dan HUT Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan lomba khusus Ormas dan Paguyuban DAD Kalteng. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman sekretariat DAD Betang Hapakat Jl. RTA. Milono Kota Palangka Raya, Kamis (18/8/2022).

"Kegiatan kali ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI dan HUT DAD Kalteng, untuk pesertanya ada beberapa ormas dan juga ada dari masyarakat umum," kata Ketua Penyelenggara Perlombaan, Bambang Irawan ketika dibincangi oleh sejumlah media.

Bambang juga mengatakan bahwa pada perlombaan tersebut pihaknya sudah menyiapkan hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah dan juga sejumlah hadiah menarik lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum DAD Kalteng, H. Agustiar Sabran mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang setiap tahunnya akan dilaksanakan.

Selain itu, Agustiar Sabran juga mendukung secara penuh kegiatan yang diselenggarakan tersebut. Dirinya berharap kedepannya agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tahunnya guna memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Intinya kita mendukung terus kegiatan ini, itu kan kewajiban bersama untuk membahagiakan masyarakat," demikian Agustiar.

Pewarta : Antonius Sepriyono | Liputan SBM

16 August 2022

Gubernur Kalteng Kukuhkan Pengurus DAD Periode 2021-2026




PALANGKA RAYA - Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2021-2026 resmi dikukuhkan oleh Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran. Adapun prosesi pengukuhan tersebut dilaksanakan di Aula Jayang Tingang (AJT), Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (16/8/2022).

Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Presiden Masyarakat Adat Dayak Nasional (MADN), Drs. Marthin Billa.

Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran dalam sambutannya pada kegiatan tersebut menyampaikan ucapan selamat atas Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DAD Provinsi Kalimantan Tengah.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saya menyambut baik terbentuknya berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Kalimantan Tengah sebagai perwujudan dalam melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika, toleransi, dan budaya yang hidup dalam masyarakat," kata Sugianto.

Selanjutnya, Sugianto berharap, agar semangat dalam kebersamaan yang telah diwujudkan dalam kepengurusan organisasi ini agar senantiasa dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.

"Saya yakin, Insyaallah jajaran pengurus DAD Provinsi Kalimantan Tengah ini, dapat mewujudkan tujuan Organisasi kedepannya dengan baik dan sesuai dengan aturan dan ketentuan dalam sebuah organisasi yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, dengan menjunjung tinggi Falsafah Huma Betang dan Belum Bahadat," tuturnya.



Kepada tokoh-tokoh masyarakat adat yang hadir saat itu, beserta seluruh Pengurus Dewan Adat Dayak Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Damang Kepala Adat dan Batamad. Gubernur Kalteng mengajak, agar terus bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, dalam menyusun dan melaksanakan program-program pembangunan. 

"Untuk itu, saya berharap kepada Pengurus DAD Kalimantan Tengah agar dalam penyusunan program kerjanya dapat diselaraskan dengan program-program Pembangunan Pemerintah, demi mendorong kesejahteraan masyarakat. Sehingga dapat mewujudkan cita-cita kita bersama yaitu menuju Kalteng Berakhlak penuh dengan Keberkahan serta mampu membawa kesejukan di tengah-tengah masyarakat kita," demikian Sugianto Sabran.

Pewarta : Antonius Sepriyono | Liputan SBM 

DAD Kalteng Kembali Gelar Raker, Ketua Sampaikan Hal Ini




PALANGKA RAYA - Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali melaksanakan kegiatan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2022, kegiatan kali ini dilaksanakan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (16/8/2022).

Ketua Panitia Rapat Kerja DAD Kalteng, Leonard S. Ampung dalam sambutannya pada kegiatan tersebut mengatakan, tujuan pelaksanaan raker ini berdasarkan peraturan Adat Dayak Nomor 1 tahun 2019 tentang Rapat Organisasi Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Ketua DAD Kalteng, H. Agustiar Sabran didalam sambutannya mengatakan, kegiatan Raker tersebut merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Kelembagaan Adat Dayak seperti DAD, Barisan Pertahanan Adat Dayak (BATAMAD) dan Damang Kepala Adat se-Kalteng.

H. Agustiar Sabran juga menyampaikan bahwa raker tersebut merupakan rangkaian Peringatan HUT Ke-15 DAD Provinsi Kalimantan Tengah yang tepat jatuh pada tanggal 16 Agustus 2022, serta persiapan pelantikan pengurus DAD Provinsi Kalteng periode 2021-2026.

"Raker ini lebih menekankan sinergitas, bahkan lebih dari pada itu, bagaimana keberadaan DAD itu sesuai Perda Nomor 16 Tahun 2008, dimana perangkatnya ada Batamad, Mantir serta Damang se-Kalimantan Tengah," katanya.

Selain itu, ia juga menerangkan, keberadaan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah telah memasuki lebih dari Satu Dasawarsa (15 tahun). sejak ditetapkannya pembentukan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 16 Agustus 2007 lalu dengan Keputusan Majelis Adat Dayak Nasional Nomor Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Nomor : 09 Tahun 2007.

Menurutnya seluruh lembaga adat Dayak sesuai Perda Nomor 16 tahun 2008 tersebut harus bersatu, dan bersama-sama.

"Karena tentunya tanpa kebersamaan, tanpa musyawarah mufakat tidak akan bisa mencapai sesuatu atau tujuan," pungkasnya.

Pewarta : Antonius Sepriyono | Liputan SBM 

15 August 2022

DAD Kalteng Gelar Raker Dengan Damang Kepala Adat se-Kalteng




PALANGKA RAYA - Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2022 bersama dengan Damang Kepala Adat se-Kalimantan Tengah di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Kota Palangka Raya, Senin (15/8/2022).

Ketua Umum DAD Kalteng, H. Agustiar Sabran dalam sambutannya pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan Raker saat ini adalah merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Kelembagaan Adat Dayak (DAD, BATAMAD dan Damang Kepala Adat) serta Peringatan HUT Ke-15 DAD Provinsi Kalimantan Tengah yang tepat jatuh pada tanggal 16 Agustus 2022, serta persiapan pelantikan pengurus DAD Provinsi Kalteng periode 2021-2026.

Lebih lanjut dikatakan H. Agustiar Sabran bahwa keberadaan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah telah memasuki lebih dari Satu Dasawarsa (15 tahun) sejak ditetapkannya pembentukan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 16 Agustus 2007 lalu dengan Keputusan Majelis Adat Dayak Nasional Nomor Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Nomor : 09 Tahun 2007.

“Hari ini kita berkumpul disini, lebih tepatnya untuk saling silahturahmi dengan tokoh adat dan lembaga adat yang ada di Kalteng. Walau dalam kegiatan ini disebut rapat kerja. Tapi alangkah baiknya kita saling kenal terlebih dahulu yakni hasupa hasundau,”ucap Agustiar.

Lanjutnya, silahturahmi yang digelar saat itu juga dalam rangka menjalin sinergisitas dan mendiskusikan kepada tokoh dan lembaga adat dalam keragaman. Hasil silahturami tersebut di susun dalam program kerja DAD kedepannya. 

“Jadi sebelum pelantikan pengurus yang digelar besok (16/08/2022), kita Pengurus DAD terpilih ingin mengayomi berbagia lembaga adat dayak dan tokoh. Agar memudahkan dalam bekerjasama, berkordinasi, mencari solusi dan menyusun program kerja. Karena DAD ini bukan ormas, tetapi lembaga yang terbentuk karena Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak Di Kalimantan Tengah,”ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan, dalam DAD juga ada perangkat kordinasi yakni Batamad, damang hingga mantir adat. Semua rencana kerja semua perangkat tersebut nantinya akan menjadi masukan untuk DAD untuk melaksanakan tugasnya berdasakan Perda tesebut.

“Jika kita semua perangkat adat ini bisa bersatu, maka akan mudah untuk berkoordinasi, mencari informasi dan mengantisipasi jika ada persoalan yang menyangkut adat. Karena keberadaan DAD ini mengayomi berbagi lembaga adat dan begitu tokoh adat, jadi sebelum pelantikan, mari kita bersama unsur tersebut saling berkomitmen dan bersinergis untuk melestarikan kearifan lokal kita,” demikian Agustiar.

Pewarta : Antonius Sepriyono | Liputan SBM 

24 May 2022

Sejumlah Ormas Adat Dayak dan Ormas Kedaerahan Temui Gubernur Kalteng

 





PALANGKA RAYA - Sejumlah organisasi Adat Dayak dan kedaerahan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menemui Gubernur H. Sugianto Sabran. Adapun pertemuan dilaksanakan di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya pada Selasa (24/5/2022) Sore.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Yansen Binti yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalteng, dimana kegiatan yang difasilitasi oleh Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng pihaknya dapat bersilaturahmi.

“Kami juga mendapatkan informasi-informasi tentang pembangunan, pemerintahan dan juga terkait dengan pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Provinsi Kalimantan Tengah,” ucap Yansen.

Dia menambahkan, dengan informasi tersebut ormas-ormas kedaerahan di Kalteng dapat turut serta dalam berkontribusi dalam pembangunan. Selain itu ormas-ormas kedaerahan tersebut juga nantinya akan mendapatkan dukungan dari Pemerintah sesuai dengan kemampuan yang ada.

Meskipun demikian, dia menilai bahwa ormas-ormas kedaerahan yang ada di Kalteng ini sebagian besar pendanaannya belum jelas. Sehingga hal tersebut dibiarkan hal tersebut bisa berpotensi pada stigma atau hilangnya martabat Ormas.

“Sehingga dengan adanya dukungan dari Pemerintah, ormas-ormas kedaerahan dapat menjalankan fungsi serta visi dan misinya dengan bermartabat. Bisa dengan prinsip mempertahankan idealismenya,” ucap Yansen.



Sementara itu, Panglima Barisan Pertahanan Adat Masyarakat Dayak (Batamad) Kalteng, Yuandrias kepada para awak media menyampaikan, Gubernur Kalteng mengajak ormas-ormas adat Dayak dan kedaerahan untuk menjalin komunikasi dalam rangka membangun dan mengelola SDA serta SDM di Kalteng.

“Dan ini semuanya bukan hanya untuk suku Dayak saja, namun untuk seluruh masyarakat yang hidup di Kalimantan Tengah boleh menikmati sebuah kesejahteraan dengan kebersamaan. Serta dalam kesepakatan dan keutuhan kita semua,” ucap Yuandrias.

Adapun dalam kegiatan tersebut hadir diantaranya, Ketua DAD Kalteng, H. Agustiar Sabran, Wakil Presiden MADN (Majelis Adat Dayak Nasional) Ramhad Nasution Hamka dan sejumlah Kepala SOPD di lingkup Provinsi Kalteng. 

Pewarta : Antonius Sepriyono | Liputan SBM


ads LiputanSbm