Taman Permata Sukma Aset Daerah yang Terabaikan - Liputan Sbm

19 October 2018

Taman Permata Sukma Aset Daerah yang Terabaikan

Sukamara - Kondisi Taman Permata Sukma dan Waterboom jalan Tjilik Riwut KM. 6 Kota Sukamara mengalami kerusakan dan memang perlu diperbaiki, Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemantau Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Kabupaten Sukamara, Rahmat junaidi, saat ditemui di ruang kerjanya Minggu (19/10/2018).

Untuk diketahui lokasi Taman Permata Sukma ini berkisar 1 kilometer saja dengan Lokasi Perkantoran Pemkab Sukamara.

Kondisi WC umum dari lima titik, atau berkisar 20 unit tidak terkunci alias kuncinya rusak, Selain itu juga kondisi tidak terawat dengan banyak sampah disana sini dan minim air bersih.

Begitu juga dilokasi Taman kerusakan juga ada di waterboom, kolam kotor, ayunan, hingga lampu penerangan.

Lebih ironisnya bungkus obat komix dan alat kontrasepsi juga berada didalam lokasi Taman, hal ini akibat dari tidak adanya penjaga dan minimnya penerangan lampu di lokasi taman.

Kerusakan memang betul adanya dan ini tidak bohong kita bicara fakta, minim penerangan lampu, fasilitas WC dan juga waterboom rusak parah bahkan ada kesan pembiaran.

"Kerusakan fasilitas dan minimnya penerangan lampu dimalam hari jadi ajang para abg dan oknum yang tidak bertanggung jawab berbuat yang sifatnya negatif, minum minuman keras, ngomix, ngelem dan berbuat mesum. Apakah kondisi ini yang kita inginkan?," tegas Junai kembali.

Selaku lembaga pemantau jelas kami meminta kepada Pemkab Sukamara melalui dinas teknis terkait untuk memberikan anggaran ke lokasi asset daerah yang sudah dibangun miliar rupiah dimaksud.

Selain itu kami juga mengusulkan untuk diangkat atau ditugaskannya satu atau dua orang sebagai penjaga malam di lokasi taman dimaksud.

"Alokasikan anggaran dan angkat atau tugaskan satu dua orang untuk menjaga lokasi Taman dan lokasi Waterboom ini kedepannya," ungkap Junai sapan akrab pria ini.

Junai lebih lanjut menegaskan, ketika fasilitas sudah diperbaiki dan ada penjaganya saya sangat yakin sekali kalo Taman Permata Sukma akan mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sukamara.

Junai terus berujar, kedepan ketika selain penataan, pengelolaan dan perbaikan taman dan juga waterboom akan mendatangkan berkah bagi masyarakat juga Pemkab Sukamara.

Secara rinci dirinya menjelaskan, semisalnya waterboom bisa mengambil jasa parkir dan retribusi karcis masuk, begitu juga ada masyarakat yang berjualan di lokasi taman juga akan menambah penghasilan bagi masyarakat yang berjualan.

"Taman Permata Sukma merupakan asset daerah perlu dikelola maksimal, maka akan mendatangkan berkah untuk masyarakat sekitar lokasi taman dan Pemkab Sukamara. Tapi jika dibiarkan maka akan menjadi lokasi tempat kejahatan dan jauh dari kata berkah," pungkas Junai kepada awak Media SBM. (eko/red)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda